oleh

ACT Dan MUI Distribusikan 1000 Sapi Qurban dan Pangan Gratis Se- Jawa-Bali

Regional Head ACT Jatim Diki Taufik saat cek sapi Qurban di Ponpes Ruyadlul Jannah pacet kab.Mojokerto(ft:susilo/beritatrends)

Beritatrends,Mojokerto-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat baru saja ditetapkan di Pulau Jawa dan Bali hingga akhir Juli mendatang. Mau tak mau, sejumlah kegiatan ditiadakan, aktivitas perekonomian yang menimbulkan kerumunan ditiadakan. Perkantoran yang tak bergerak di bidang esensial atau kritis, diharukan melakukan kegiatan dari rumah masing-masing. Aktivitas pendidikan pun harus kembali memberlakukan kegiatan belajar mengajar secara daring. Hal ini dilakukan demi menahan laju penyebaran virus mematikan Covid-19.

Berbagai hambatan pun timbul pasca pemberlakuan kebijakan ini. Sebanyak 70/480” pelaku UMKM yang mencoba bangkit, diperkirakan akan kembali merosot. Kebijakan ini juga berpotensi menimbulkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dan meningkatkan jumlah pengangguran. Padahal, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Timur pada tahun 2019 sebesar 3,92. Pada tahun 2020 mengalami kenaikan menjadi 5,84.

Merepons kondisi ini, Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Operasi Pangan Gratis dan distribusi 1000 Sapi Gurban yang ditujukan untuk masyarakat yang tengah kesulitan di masa PPKM Darurat. Jumat (16/7/2021), program ini siap mendukung kebutuhan pangan masyarakat di tengah pembatasan aktivitas yang begitu ketat.

“Dengan membawa spirit Indonesia Darurat Solidaritas, kita merasa pembatasan ini tidak boleh mengurangi sama sekali solidaritas. Budaya gotong royong, kebersamaan harus kita ciptakan. Kita harus saling membantu,” ujar Regional Head ACT Jatim Diki Taufik dalam acara peluncuran tersebut di Pondok Pesantren Riyadlul Jannah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Dalam Operasi Pangan Gratis ini, ACT telah menyiapkan seribu ton Beras Wakaf, seratus ribu karton Air Minum Wakaf yang merupakan produk pengelolaan dana wakaf Global Wakaf-ACT, serta seribu hewan kurban dari Global Qurban-ACT.

“Kami berharap dengan cara inilah kemudian bangsa Indonesia mampu bangkit lebih cepat. Ini merupakan bantuan awal, jika PPKM Darurat benar diterapkan secara nasional, bantuan yang kita hadirkan akan lebih besar lagi,” tambah Diki

Diki lebih lanjut mengatakan, bahwa untuk di Kabupaten mojokerto sekitar 500 paket pangan berupa beras dan air minum mineral untuk diberikan ke UMKM yang terdampak pandemi,ditambah batuan hewan Qurban 15 ekor untuk wilayah Kabupaten Mojokerto yang akan didistribusikan ke Pondok-podok pesatren yang masuk zona merah.

“Kita salurkan bantuan pangan untuk UMKM, berupa beras dan air minum mineral,dan juga sapi Qurban kita berikan kepondok pesatren yang paling terdampak pandemi,”tegasnya.

Program ini pun disambut baik berbagai pihak yang hadir dalam acara tersebut. Di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI).

K.H. Achmad Fachrur Rozi dari MUI pun mengajak masyarakat bisa terlibat dalam gerakan kedermawanan ini. “Walau terpisah oleh jarak, tapi hati, pikiran, dan kepedulian harus dekat. Dan inilah sebagai perwujudan bahwa kita dekat dengan Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa. Dengan demikianlah rezeki kita akan dipermudah,” ujarnya.(sus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed