oleh

Antisipasi Kelangkaan Oksigen Petugas Cek Rumah Sakit

Petugas melakukan pengecekan ketersediaan oksidasi di rumah sakit di wilayah Ponorogo

Beritatrends, Ponorogo – Petugas dari Satgas Operasi Aman Nusa II Polres Ponorogo melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis di rumah sakit Muhammadiyah dan rumah sakit Aisyiah, Selasa(13/7).

Dalam pengecekan tersebut dilakukan oleh Iptu M. Isa Lati, SH Kanit II Sat intelkam, Ipda Agus Tri, SH, Kanit Pidsus Satreskrim, Ipda Aris Wibawa SH Kanit Turjawali Satlantas Ipda Bagus Sulistyo A. MK Kanit Turjawali Sat Samapta, anggota Patwal Regu B unit Turjawali Satlantas Polres Ponorogo dan anggota Sat Samapta Polres Ponorogo.

“Pengecekan ini dilakukan guna untuk mengantisipasi kelangkaan dari ketersediaan tabung oksigen medis selama masa PPKM darurat sesuai dengan Inmendagri No 19 Tahun 2021. Selain itu, pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya kelangkaan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19,” kata Iptu Isa Lati, SH, Kanit II Sat intelkam Polres Ponorogo.

Iptu Isa Lati menambahkan, antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kabupaten Ponorogo, Polres Ponorogo secara intensif akan melakukan pengecekan setiap hari terkait ketersediaan tabung oksigen medis.

“Yang jelas, ketersediaan tabung oksigen medis ini lebih kita utamakan ke rumah sakit, karena itu yang lebih penting mengingat kebutuhan tabung oksigen medis di rumah sakit lebih sangat dibutuhkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Iptu Isa Lati mengatakan pihaknya menyediakan petugas untuk kordinasi terkait pengawalan guna menjamin kelancaran pendistribusian gas oksigen dari PT. Samator Madiun.

“Sewaktu-waktu bila ada pendistribusian kami silahkan menghubungi pihak Satlantas untuk pengawalan, “pungkasnya.

Sementara itu, saat ini jumlah ketersediaan gas oksigen di RS. Muhammadiyah 552 meter kubik estimasi bisa digunakan selama 12 jam dan jumlah ketersediaan oksigen di RS Aisiyah sebanyak 7 tabung. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed