oleh

Rudi Hariyansyah Angkat Bicara Terkait Pertemuan dengan Kejari Pessel 

 

Beritatrends, Pesisir Selatan – Rudi Hariyansyah Wakil Bupati Pesisir Selatan angkat bicara terkait pertemuan dengan Kepala Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan beberapa hari yang lalu, bersama Ermida Ziswati juga Pj. Sekda Pessel.

Dihubungi media melalui What Shap, Minggu (11/6/2021) pukul 13.31 Wib. Rudi, kedatangan ke Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan bertemu Kepala Kejaksaan Negeri Pessel kali itu bentuk solidaritas sesama pegawai KOPRI.

Ditegaskan Wabub Pessel, sebagai mana diketahui bersama jika Bupati Pessel Drs. Rusma Yul Anwar adalah  pimpinan KOPRI. Tentu saja sebagai rekan ikut prihatin akan menimpa beliu.

” Ooh ya kalau tidak salah hari Selasa, sebelum pelantikan camat IV Jurai  jurai dan Sutera. Saya dan Pj. Sekda Pessel menemui buk Kejari  memohon penundaan eksekusi,” tegas Rudi Hariyansyah.

Secara terang, kalau Pemerintah Daerah tidak akan mungkin melawan hukum, termasuk KORPRI bukan maksud untuk melawan hukum tapi hanya bermohon penundaan eksekusi. Namun itu semua dipenuhi tidak dipenuhi tergantung dari pihak Kejaksaan Negeri Pessel.

Dan, permohonan penundaan eksekusi tersebut kita serahkan keputusan ke Kejari Pessel. ” Saat itu Kejari Pessel menjawab, menjalankan perintah dari atasan,”.

Lebih jauh saat ditanya mengenai isu berkembang dilapangan jika antara Bupati dan Wakil Bupati ada masalah, Rudi Hariyansyah membantah isu tersebut, semua itu hoax.

Bahkan sesudah Paripurna DPRD Pessel Ia berkoordinasi tentang pelantikan Camat, dan itupun atas petunjuk serta perintah Bupati.

Karena, saat itu Bupati tidak bisa meninggalkan rumah dinas. ” Tidak ada masalah antara saya dengan pak Bupati,” tekuk Wakil Bupati Pessel itu.

Sementara itu, hari kamis (8/6/2021) Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan urung melakukan eksekusi hingga perkara Peninjuan Kembali ( PK) rampung. (Galang)

News Feed