oleh

Proses Lelang Ala Rroyek Milik Pribadi, Bisa Disetting Hanya Untuk Orang-Orang Tertentu

LPSE Kabupaten Sekadau 

Beritatrends, Sekadau Kalbar – Pokja Pemerintah Kabupaten Sekadau , Saat ini menjadi sorotan berbagai media terkait dianggap sejumlah pengusaha jasa kontruksi di Kabupaten Sekadau melakukan kecurangan dalam proses pelelangan terbuka

Hal ini dikarenakan semua proses dan pemenang dari pelelangan itu, seperti sudah diarahkan atau dikendalikan oleh pihak-pihak tertentu.

Dari keterangan salah satu direktur PT/CV, yang mengikuti pelelangan bukan hanya didinas Kesehatan ,Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana saja, tapi pada dinas pendidikan dan pekerjaan spam kabupaten Sekadau juga, bahkan yang luar biasa anehnya bahasa dari luar sebelum launchingkan lelang sudah tahu siapa yang bakalan menang,
Dan dibuktikan dengan keadaan sekarang benar terjadinya orang-orang yang sudah dirumorkan sebelumnyalah yang menjadi pemenang.

Sudah Sangat jelas Pokja kabupaten Sekadau bermain, seakan-akan berani ambil resiko kemungkinan ada bekingan dan seolah-olah tidak takut hukum atau bahkan memang kebal hukum ungkap beberapa kontraktor dikabupaten Sekadau

Tentunya hal ini mengundang banyak pertanyaan dari seluruh peserta pelelangan yang digugurkan, ada apa? Karena menurut mereka penawaran yang dibuatnya sudah benar sesuai dengan dokumen penawaran dan semua persyaratan yang diminta dalam dokumen lelang sudah terpenuhi.

Semua yang diharuskan sudah dipenuhi sesuai dengan dokumen pemilihan Nomor : 027 / 22 / Kontruksi / Pokja / 2021 Tanggal 17 Juni 2021 dan sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja ( KAK ) yang sudah di tetapkan sebagai dasar peserta untuk melakukan penawaran.

Di sampaikan oleh beberapa direktur PT/CV, yang dikalahkan dalam pelelangan terbuka kepada media ini, Dengan cara Pokja kabupaten Sekadau seperti ini tentunya akan mengkebiri perusahaan kecil, dengan memenangkan PT/CV tertentu saja

Anehnya Saat didatangi kekantor Pokja pada tangal 7 juli 2021 untuk diminta keterangan tidak membuahkan hasil, menurut keterangan salah seorang pegawai kantor tersebut ,belum masuk kantor padahal waktu menunjukan sudah Jam 11 siang, sangat jelas para pekerja Pokja kabupaten Sekadau menghindari untuk diwawancarai oleh media. (antonius)

News Feed