oleh

Timanggong Kalbar Kesal Majelis Adat Dayak Nasional Ricuh

 Saat pemilihan Presiden Majelis Adat Dayak Nasional

Beritatrends, Pontianak Kalbar – Dikediamannya Perumahan Sekayam 10 Tanjung Hulu, saat  melihat postingan yang beredar di dunia maya yang sudah di teruskan berantai ,  seorang  figur sekelas  Presiden Dayak se-Borneo, di sesalkan sampai terjadi kisruh.

Natalis Sanusi Ringo mengatakan, itu tak bagus di pandang  khalayak ramai, ini sangat mempermalukan, ada apa sampai terjadi ribut, jangan memanifulasi segala sesuatu.

“Ka sebagai tokoh  dayak  meminta kepada  fungsionaris  Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) atau apapun nama organisasinya , jangan ciderai tujuan mempersatukan  Dayak se-tanah Borneo  dalam bingkai kebersàmaan justru  menyimpang dari tujuan awal,”ucap Sanusi.

Hal senada juga di sesalkan oleh Milton Crosby , mantan Bupati Sintang dua periode  ini menyayangkan  hal tersebut terjadi, kita berharap siapapun terpilih jadi Presiden MADN, Asal kan mengakomodir Aspirasi masyarakat Dayak di seluruh  Borneo.

Lanjutnya, Kita berharap dukung lah yang sudah mendapat amanah  dari sebagian besar pemilih yang punya hak suara, ya gatianlah.

“Jabatan MADN kan bukan Jabatan  politik, inikan  wadah kita Dayak Se-bumi Borneo,”kata tokoh Dayak  yang juga getol tentang pemekaran Kapuas Raya, ya kita sangat prihatin.

Hal senada di sayangkan oleh Zeen generasi muda Dayak yang sangat aktif dalam pengembangan organisasi  di bidang praktisi pendidikan, menyayangkan terjadinya kisruh dalam pemilihan Presiden Dayak.

“Mestinya apapun metode dan mekanisme  harusnya bisa di terima semua yang nadir memberikan hak pilih,”pungkas Zeen.( DT)

News Feed