oleh

Inilah Penampakan Ibu, Pembuang Bayi Yang Baru Lahir di Mojokerto

W ibu pembuang bayi mungil dibelakang rumah seorang warga di desa Kepuhpandak kecamatan kutorejo Kab.Mojokerto(ft:susilo/beritatrends)

Beritatrends, Mojokerto – Terkuak sudah siapa ibu bayi yang di temukan diatas tumpukan kayu bakar dibelakang rumah warga setempat.Pihak kepolisian berhasil menemukan pelaku pembuang bayi di Dusun Ngerayung, RT 02, RW 1, Desa Kepuh Pandak, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Andaru Rahutomo mengungkapkan,ternyata pelaku orang yang pertama kali menemukan bayi tersebut,yakni Mirnawati ternyataw ibu bayi yang dibuang dibelakang rumah seorang warga dusun Ngerayung.Dan perempuan tersebut juga merupakan warga setempat.

“Setelah polisi melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi, akhirnya kita menemukan pelakunya, ya yang menemukan pertama kali itu,” ungkap Kasatreskrim,Selasa(21/6/2021) saat dihubungi melalui telpon genggam.

Andaru menjelaskan, pelaku beralibi pura-pura menemukan bayi tersebut sekitar pukul 04.00 WIB pagi(waktu subuh) kepada warga sekitar rumah pelaku.

Perempuan tersebut adalah ibu kandung bayi yang dihasilkan dari hubungan diluar nikah,untuk menutupi malu,Ia pura-pura menemukan bayi di belakang rumah.

“Tadi sudah kita periksa, dia mengakui jika itu hasil hubungan dengan pacarnya. Dia melahirkan tadi malam(red:selasa),” jelasnya.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya, warga Dusun Ngerayung, Desa Kepuh Pandak, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, digemparkan dengan penemuan bayi mungil nan cantik di tumpukan kayu bakar ranting bambu(basa jawa;carang)dibelakang rumah salah satu warga setempat.

Mulanya, warga sekitar mendengar suara tangisan bayi sekita pukul 04.00 WIB. Namun suara tangisan itu dikira suara anak tentangga yang baru melahirkan bayi.

Kemudian sekira pukul 06.30 WIB, Kepala Dusun Ngerayung, Siswoyo hendak ke belakang rumah untuk mengambil kayu bakar.Tak disangka ia melihat bayi di atas tumpukan kayu bakar tanpa penutup kain sehelai pun.

“Terdapat payung berwarna biru di atas bayi malang tersebut,”ujarnya.

Selanjutnya, Siswoyo meminta Mirna agar bayi tersebut dibawah ke dalam rumah karena masih dalam kondisi hidup.Kemudian oleh bidan desa Kepuhpandak bayi berjenis kelamin perempuan tersebut di bawah kepuskesmas kecamatan Kutorejo guna mendapatkan perawatan medis.(sus)

News Feed