oleh

Kasus Sengketa Pilkakon Pekon Wonosari Kabupaten Pringsewu Kembali Gelar Sidang PN Kotaagung

Sidang ke delapan di salah satu ruangan persidangan antara Sugianto dan Rusmiyanto, Rabu(16/6/2021)

Beritatrends, Pringsewu – Pengadilan Negeri Kota Agung Tanggamus kembali menggelar sidang ke delapan di salah satu ruangan persidangan antara Sugianto dan Rusmiyanto, Rabu(16/6/2021)

Tapi pada sidang ke  delapan kali ini sempat tertunda selama Dua Minggu lamanya yang mana pada agenda sidang ke delapan mendengar kan keputusan majelis hakim perihal putusan sela

Bahwa Pekon Wonosari Kecamatan GadingRejo kabupaten Pringsewu telah terjadi sengketa hasil Pilkakon Wonosari akibat tindak kecurangan money politics yang dilakukan oleh tergugat Rusmiyanto

Pada kesempatan sidang kali ini di pimpin oleh majelis hakim Trisno J simanullang, Anggraini , Zakky  ikhsan Samad.

Yang mana sidang di mulai pukul 13:50  wib. persidangan kali ini Antara Tergugat dan Penggugat nampak  hadir semua.

Nampak wajah ketegangan terpapar di masing masing raut wajah para pendukung, menunggu hasil keputusan dari majelis hakim.

sidang ke tujuh  yang lalu agenda nya pembacaan reflik oleh kuasa hukum penggugat,akan tetapi kuasa hukum tergugat tidak mau menjawab melalui duplik.,tetap dengan jawaban awal dan meminta keputusan sela

Majelis hakim melalui ketua majelis yaitu Anggraeni membacakan putusan sela ” bahwa sidang tetap di lakukan di PN Kota Agung bukan di PTUN bandar Lampung”

Jadi jawaban sanggahan tergugat bahwa sengketa Pilkakon berada di ranah PTUN di tolak majelis hakim melalui jawaban putusan sela

Dan kuasa hukum penggugat ( OK Armed Ripanding SH ) menerangkan usai sidang bahwa keputusan majelis hakim sudah sangat tepat sebab yang di permasalahkan itu sengketa proses jadi masih ranah PN, kan proses persidangan sudah berjalan sebelum SK Bupati di keluarkan tapi jika hasil keputusan SK bupati yang di permasalahkan baru ranah PTUN itupun syarat administratif nya lengkap dan objek nya jelas.

Ia menambahkan sedari awal sudah yakin bahwa sengketa Pilkakon itu masih ranah PN (tim)

News Feed