oleh

Ratusan Anggota Polres Ponorogo Ikuti Test Psikologi Bagi Calon Pemegang Senpi

Foto : Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis didampingi Ketua Tim Psikologi Biro SDM Polda Jatim AKP Veri Trianto, PJU dan anggota mengikuti test psikologi

Beritatrends, Ponorogo – Polres Ponorogo menggelar test psikologi bagi pemegang senpi, mapping jabatan dan tindak lanjut hasil pengisian e-mental anggota dan ASN di gedung Sasana Praja, Rabu (16/6) pagi.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis SH, SIK, M.Si, Ketua Tim Psikologi Biro SDM Polda Jatim AKP Veri Trianto, S.Psi, PJU Polres Ponorogo, dan diikuti oleh anggota dan ASN di lingkungan Polres Ponorogo.

“Kegiatan ini diikuti sekitar 289 anggota Polres Ponorogo. Kondisi psikologi anggota tidak sama, apapun hasilnya itulah yang terbaik dan hasil psikologi ini akan kami jadikan barometer bagi pemegang senpi dan mapping jabatan, “kata Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis.

Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis menambahkan, bagi pemegang senpi tes psikologi merupakan salah satu persyaratan dan bahan pertimbangan untuk anggota memegang senpi dinas.

Kapolres Ponorogo AKBP. Azis juga mengingatkan, saat ini masih pandemi Covid-19, tetap patuhi prokes, setiap giat harus ada ijin atau diketahui pihak Kepolisian maupun satgas Covid19, jangan ada keramaian yang tidak terpantau.

“Laksanakan tes dengan baik dan sungguh-sungguh jangan asal-asalan dan harus maksimal, “imbuh AKBP Mochamad Nur Azis.

Sementara itu, Ketua Tim Psikologi Biro SDM Polda Jatim AKP Veri Trianto mengatakan, tes psikologi ini jangan dianggap sebagai rutinitas, untuk itu pihaknya berharap kepada anggota yang mengikuti test psikologi tersebut melaksanakan dengan sungguh-sungguh.

“Tes kegiatan psikologis saat ini bagi calon/pemegang senpi dinas, mapping perwira dan bintara serta tindak lanjut hasil pengisian e-mental. Segera mengisi aplikasi E-Mental, karena salah satu dari 13 komponen persyaratan untuk melanjutkan pendidikan, “paparnya.

Lebih lanjut AKP Veri Trianto menuturkan, bagi pemegang senpi, tes psikologis ini sangat penting untuk mengetahui kondisi psikologis layak atau tidak anggota membawa senpi.

“Selain itu, tim Polda Jatim juga membuka Konseling untuk keluarga, tidak dipungut biaya dan terjadwal, selain itu juga membuka pelayanan pemeriksaan psikologis pada TSK dan pendampingan saksi korban, “pungkasnya.

News Feed