oleh

Polres Siantar Dinilai Lamban Tangani Kasus Teror Rumah Salah Satu Pemilik Media

Polres Pematangsiantar

Beritatrends, Pematangsiantar – Sudah 2 Minggu Berlalu, Kasus Teror yang menimpa Kediaman Salah Satu Pemilik Media Online di Kota Pematangsiantar, namun tampaknya hingga saat ini, Kasus Teror tersebut belum ada tanda-tanda terungkapnya siapa Pelaku, hal itu dilihat dari lambannya Pihak Kepolisian Khususnya Polres Pematangsiantar, mengusut kasus Teror tersebut. Senin, (14/06/2021).

Sebelumnya pada Rabu (02/06/2021) atau sekitar Dua Minggu yang lalu Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar Edy Sukamto, ketika Dikonfirmasi awak Media Linktodays.com mengatakan jika kasus teror terhadap salah satu Rumah Wartawan yang juga salah satu Pemilik Media Online di Kota Pematangsiantar tersebut, masih Pendalaman.

Melihat dari lambatnya Proses Penyelidikan oleh Polres Pematangsiantar terhadap Kasus Teror tersebut, menjadi tanda tanya besar kepada Pihak Penegak Hukum yang hingga saat ini belum juga mengusut tuntas dan menangkap Pelaku.

Terpisah, Salah Seorang Anggota DPRD Kota Pematangsiantar, Andika Prayogi Sinaga memberikan tanggapan terkait Proses Penyelidikan terhadap Kasus teror yang saat ini sedang di Tangani Oleh Polres Kota Pematangsiantar.

Andika meminta agar pihak yang Berwajib, yaitu Polres Kota Pematangsiantar, agar segera mengusut tuntas kasus teror pembakaran yang berada di wilayah Daerah Pemilihannya tersebut.

“Anggota DPRD Kota Pematangsiantar meminta kepada pihak yang berwajib, agat mengusut tuntas kasus teror pembakaran yang terjadi di Daerah Siantar Barat dan segera menangkap Pelaku pembakaran Rumah salah satu Wartawan Kota Pematangsiantar,” Kata Andika Prayogi Sinaga salah satu Anggota DPRD Kota Pematangsiantar, di Komisi I tersebut.

Sementara itu, saat dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar, lewat pesan Singkat WhatsApp pada Senin, (14/06/2021) sekitar Pukul 16.22 Wib, belum memberikan Jawaban. Selain itu, Kapolres Kota Pematangsiantar AKBP Boy Binangga Siregar ketika di Konfirmasi mengatakan bahwa kasus teror tersebut, masih dalam Penyelidikan. (Tim/Red).

News Feed