oleh

Pengerjaan Proyek Jembatan Tiang Tanjung Gunakan Bahan Material Bekas : Pengawas Proyek Tutup Mata

Tampak di Gambar : selama pengerjaan tak ada tumpukan batu sesuai kontrak, Pelaksana menggunakan batu bekas tebing yang ambrol, (Baca Berita Bapak Penegak Hukum Pekerjaan Preservasi Jalan Ruas Anjungan – Sp. Tiga – Bengkayang – Sanggau Ledo – Seluas – Bts. Serawak TA 2020, Mohon Diperiksa)

Beritatrends, Landak – Pengerjaan Proyek Jembatan Tiang Tanjung di duga mengunakan Material Bekas dan mutu batunya diragukan, tidak sesuai spesifikasi tehnik dalam penawaran, yang mana dalam penawaran mestinya untuk batu pasang penahan tebing harus mengunakan batu pecah ukuran 10/25.

Hal ini sudah di sampaikan kepada pengawas pekerjaan bernama Suratno, namun yang bersangkutan mengatakan, bahwa hal itu kurang benar, bahkan sebelumnya saya sudah menyanggah berita yang di terbit kan di Beritatrends, saya sudah clarifikasi melalui berita on line. “Itu sudah baik,” kata Suratno.

Di tempat terpisah Acon selaku Korwil Kalbar di LSM LP3KRI, menyayangkan hal itu terjadi, itu proyek Strategis Nasional, kok bangunnya pakai batu bekas, yang kotor dan bercampur material sisa-sisa semen.

“Di yakini kurang baguslah untuk bahan pembangunan Jembatan Beton Lintas Negara, dalam waktu dekat kita akan menyurati pihak terkait untuk melakukan pembongkaran sampai bahan bangunan bekas di maksud,”ucap Acon.

Ketika akan di confirmasi ulang terkait hal di atas, Suratno hanya mengirim bukti berobat, apakah karena petugasnya sakit, pengaduan masyarakat bisa dipending, bukankah sekelas perusahaan Kontruksi yang menangani pekerjaan APBN, banyak personil yang bisa menggantikan Suratno. “Sangat disayangkan,”kata Acon mengahiri.(DT)

News Feed