oleh

Kadis Parpora Kabupaten Mojokerto Berikan Apresiasi Club AC Majapahit

Foto: Kadisparpora Kabupaten Mojokerto Amat Susilo saat berikan sambutan pada acara louncing Logo Club AC Majapahit(ft:susilo/beritatrends)

Beritatrends, Mojokerto – Kadisparpora Kabupaten mojokerto menyambut hangat dan berikan apresiasi untuk club baru sepak bola AC Majapahit yang ikut kompetisi liga 3 Jatim dan homebasenya di Stadion Gajah Mada Mojosari- Mojokerto.

Dalam sambutanya Kadisparpora Kabupaten Mojokerto Amat Susilo menyampaikan,bahwa AC Majapahit ini, membuka wacana baru sepak bola yang ada di Mojokerto ini yang sekian lama fakum tidak ada yang ikut kompetisi liga Indonesia.

“Kami ucapkan selamat datang AC Majapahit di Kabupaten Mojokerto,untuk mengisi kekosongan dari sepak bola yang menjadi tim Kabupaten Mojokerto Laskar Mojopahit PSMP yang masih menjalani skorsing dari PSSI pusat,”ucap Amat Susilo,Jum’at(11/6/2021).

Lebih lanjut Kadisparpora Kabupaten Mojokerto menegaskan,sepanjang mereka bertujuan untuk memajukan sepak bola di Kabupaten Mojokerto, siapapun meskipun bukan asli Majapahit,baik dari Porong Sidoarjo serta dari kabupaten yang lain boleh berkompetisi dan bermarkas di Mojokerto.

“Siapa saja yang penting mau membesarkan olah raga di Mojokerto baik sepak bola,olah raga yang lain,sepanjang masih memakai pemain talenta muda asli Mojokerto,”tegasnya.

Amat Susilo menuturkan, kemarin capek karena ditarjet PAD dari sewa Stadion,karena pandemi global, Stadion Gajah Mada tidak ada yang sewa.Semua memang ada sisi bisnis.Kita persilakan AC Majapahit untuk mengunakan Stadion Gajah Mada sebagai home base tim.

“Kemarin sudah saya sampaikan pada Managament tim untuk menghubungi pengelola Stadion, silakan yang penting jangan mendatangkan penonton yang banyak untuk sementara latihan dulu. pasti ada kontrol dan patroli dari tim Satgas covid-19,”tuturnya.

Masih menurut Amat Susilo kekuatan dari Majapahit ini,ibu Bupati sendiri yang memberikan kata seperti itu kemarin sudah kami beri spirit of Majapahit,jangan karena yang punya wilayah Majapahit,orang lain tidak boleh,yang penting orang mana saja.Artinya ada orang yang mengisi kekosongan dalam olah raga sepak bola di mojokerto yang mau ikut kompetisi.

“Mengapa tidak terima Nanti personil-personilnya, paling banyak ya bisa diambilkan talenta-talenta dari Kabupaten Mojokerto, saya harapkan seperti itu,”harapnya.

Sementara itu Ketua Askab PSSI Kabupaten Mojokerto Imam Suyono menegaskan,bahwa Raja Siahaan beserta pengurus ini sangat peduli dengan sepak bola di Mojokerto, dan saya sampaikan sama Mas Raja club sepak bola yang ada selama ini yaitu,Mojokerto Putra yang merupakan kebanggaan arek-arek Majapahit ternyata masih mendapat sangsi dari PSSI Pusat.

“Ya mohon maaf gara-gara penalti tidak masuk itu,jadi ada masalah.Kita tidak pernah mundur dengan hal itu cuma perlu ditambahkan juga alhamdulillah untuk mafia- mafia sepak bola saat ini tidak bisa berkutik,”ungkapnya.

Imam Suyono menegaskan, banyak pemuda-pemuda berbakat di bidang sepak bola, tolong diberdayakan berilah kesempatan nanti rencana 70% dari pemain lokal Mojokerto ,tetapi walaupun dalam kenyataannya dari laporan managament AC Majapahit pemain lokal dari masyarakat yang mendaftar ikut seleksi hanya 30%.

“Mungkin ada langkah-langkah sosialisasi yang perlu dikembangkan lagi dan ditingkatkan,agar banyak yang daftar untuk ikut seleksi,”terangnya.

Didalam dunia sepakbola menurut Imam Suyono,tidak ada sesuatu hal yang mustahil.Boleh saya berharap di Mojokerto ini lahir seorang Mega Bintang yang lahirnya dari sini(Bumi Majapahit).

“Perlu kami sampaikan terima kasih kepada para pengurus,kami sangat mendukung semoga eksis di Liga 3 dan bisa prestasi naik kasta,”pungkasnya

Dilain pihak Pelatih kepala yang di tunjuk managament AC Majapahit untuk mengarsiteki tim ,Ambitie Dolus Cahyana mengatakan, akan menerapkan permainan yang atraktif bermain sepak bola modern.

“Ini Perkembangan sepak bola modern, gimana perkembangan teknologi sangat cepat, bagimana nanti akan saya aplikasikan di tim AC Majapahit ke depannya,”ujarnya.

Menurut Ambitie Dolus Cahyana emang tidak mudah pasti butuh referensi yang banyak, tapi saya akan kerja keras saya akan berikan yang terbaik untuk tim. Semoga akan terus berkembang untuk kedepannya. Saya minta dukungan untuk dan teman-teman semua di Kabupaten Mojokerto.”(sus)

News Feed