oleh

Bapak Kapolres Landak Lapor : Oknum Polisi Tega Aniaya Kawannya, Gegara Hutang Piutang

Pelaku, Surat Laporan dan korban yang berdarah

Beritatrends, Landak – Berawal saat pesan Whatsapp dari salah satu oknum anggota Polisi berinisial ( AW ) berpangkat Bripka, yang tidak terima terkait titipan sisa hutang Rp. 200.000,- dari jumlah satu juta yang di tagih atau mohonkan pada tanggal 10 Maret 2021 yang lalu.

Eli Sukandi korban dan juga kawan tersangka, Saat itu baru bisa mengembalikan Rp. 800.000,- sisanya di janjikan Rp. 200.000,-  menyusul, dan tanggal 12 maret 2021 yang Rp. 200.000,- saya titipkan lewat istri saya.

“Benar itu, saya yang memberikannya,”kata Wella istri Eli Sukandi mempertegas bahwa duit itu sudah saya berikan ke beliau, dan pelaku mengambilnya sendiri di rumah kami di Paci.

Namun selang tiga bulan kemudian, oknum pelaku penganiaya dimaksud, mempertanyakan lagi sisa piutang sebesar Rp. 2.500.000. “Namun oknum tetap mengatakan bahwa sisanya bukan Rp. 2.500.000,- tapi Rp. 2.700.000,- ,”kata oknum

Padahal yang di berikan lewat istri sebesar Rp. 200.000 itu tidak di ingat. “Saya teraniaya gara gara uang Rp. 200.000,- ,”kata Eli Sukandi.

Ditanya cronologis kejadian saat sebelum terjadi penganiayaan, Sang pelaku memang bermaksud menjelaskan hal kesalah pahaman itu.

Tapi justru sang pelaku kalap mata sampai menyundul saya pakai kepalanya serta mencekik leher saya, menyebabkan luka robek dipelipis mata bagian kanan saya.

“Saya hampir pingsan rasanya, saat saya sudah berdarah darah, pelaku masih mengatai saya dengan ucapan kasar, kejadiannya dimarkas polsek Mempawah Hulu,”kata Eli bertutur.

Selanjutnya saya di antar ke Puskesmas Karangan oleh Bripka Adventus Veno SH yang bertugas sebagai Kanit Reskrim mengunakan sepeda motor.

Saat di Puskesmas saya di rawat oleh dr. Velly, dengan melakukan penjahitan luka sebanyak 7 jahitan.

Kejadiannya tadi sekitar pukul 10.15 WIB saat berita ini di tulis, korban sudah berada dirumah kediamannya di Dusun Paci Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak.

Salem salah seorang keluarga dekat dari Eli Sukandi mengatakan pihaknya menyayangkan sikap arogansi oknum anggotta Polisi, ini ranahnya pelanggaran hukum, ini penganiayaan, melanggar hukum adat dan hukum positif, kami mohon di tindak oleh Propam.

“Kok Aparat Penegak hukum main hakim sendiri,”ucapnya.

Kanit Reskrim Polsek Mempawah Hulu  Bripka Adventus Veno, SH saat dihubungi melalui telepon seluler mengatakan pihaknya membantu mengantar korban ke Puskesmas.( DT )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed