oleh

7 Bulan Sudah, Kematian Wanita DenganTangan & Kaki Terikat Di Medan Belum Terungkap

Pembunuhan terhadap seorang janda paruh baya, Diana (48). Dimana saat itu, korban ditemukan di rumah kontrakannya

Beritatrends, Medan – Polsek Patumbak hingga kini belum berhasil meringkus pelaku pembunuhan terhadap seorang janda paruh baya, Diana (48). Dimana saat itu, korban ditemukan di rumah kontrakannya, Jalan Marindal, Gang Sawah, Kanal, Kecamatan Patumbak dengan kondisi mengenaskan, tangan dan kaki terikat.

Dihitung dari perisitiwa kejadian, tujuh bulan sudah kasus pembunuhan sadis itu bergulir begitu saja. Bahkan dalam kasus ini, Kanit Reskrim sebelumnya, Iptu Philip dicopot dari jabatannya karena diduga tidak mampu mengungkap kasus tersebut. Saat ini, Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza telah memiliki kanit reskrim yang baru, Iptu Sondi. Akan tetapi, setelah beberapa bulan menjabat, kasus tersebut belum juga berhasil diungkap.

Belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Patumbak terkait kasus tersebut. Apakah Polsek Patumbak mampu mengungkap kasus tersebut?.

Sebelumnya, Polsek Patumbak mengaku masih terus mendalami proses penyelidikan kasus dugaan pembunuhan seorang wanita, yang ditemukan terikat bagian mulut dan tangannya pada Minggu (13/12) lalu.

Namun sampai saat ini, pelaku belum juga berhasil ditangkap. Menurut informasi, penemuan mayat itu diketahui pertama kali atas kecurigaan warga karena korban tidak kunjung keluar dari dalam rumah pada Minggu (13/12). Korban tidak pernah menjawab tiap kali dipanggil. Kemudian, warga pun penasaran dan melihat dari sebelah rumah.

Sontak mereka terkejut melihat rumah korban dalam kondisi berantakan dan berpasir.

Kondisi di dalam kamar juga tak jauh berbeda. Pakaian juga tempat tidur terlihat berantakan. Warga menemukan korban dalam posisi tangan terikat. Begitu pula mulutnya diikat menggunakan kain.

Korban ditemukan mengenakan celana jins mini dan kaus dalam wanita berwarna hitam. Sedangkan posisi tempat tidur sudah tergeser rapat ke pintu kamar.(ahmad/LD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed