oleh

Komandan Lapor : Ada Apa Sebenarnya Peti Kapuas Marak Lagi di Kabupaten Sekadau

Dua surat pernyataan menyetop untuk selama-lamanya dan surat mengijinkan lagi oprasi Peti serta air sungai tampak keruh lagi

Beritatrends, Sekadau, Kalbar – Kali ini yang menjadi objek kegiatan Peti di Kabupaten Sekadau, lagi-lagi di Sungai Ayak tepatnya di Dusun Nanga Sebedau, jelas terlihat sangat ramai kegiatan tambang tanpa ijin itu, Sabtu (5 Juni 2021).

Bukan hanya sekadar Peti namun kegiatan ini melalui musyawarah dan sebuah surat berita acara, bukan alang-alang

Hal itu juga dibuktikan dengan adanya kegiatan musyawarah antara warga setempat pada 28 Mei 2021, dalam berita acara terdapat bahasa :

A). Materi/topik :

  1. pembukaan lahan di dusun Nanga sebedau : Hal-hal lain yang di anggap perlu

B). unsur pimpinan rapat dan Nara sumber :

  1. Pimpinan rapat (msyh) kepala Dusun Nanga Sebedau.
  2. Sekretaris/notullis( RM) anggota BPD

Setelah dilakukan pembahasan dan diskusi terhadap materi ataupun topik diatas selanjutnya seluruh peserta memutuskan dan menyepakati, beberapa hal yang berketetapan menjadi keputusan akhir dari pertemuan musyawarah itu, adalah bahwa lokasi/lahan di Dusun Nanga Sebedau telah dibuka tambang emas / PETI

Tentunya sangat berbeda dari berita acara sebelumnya, Jum’at (14 February 2020) yang mana telah menandatangani bahwa penolakan adanya kegiatan Peti di Dusun Nanga Sebedau untuk selama-lamanya

Dengan surat tumpang tindih dan merasa ada yang tidak beres, sejumlah warga Dusun Nanga Sebedau, menemui media ini, Jum’at (4 Juni 2021) kemarin membawa bukti-bukti surat Berita Acara penolakan maupun kesepakatan, dengan harapan agar pihak Kepolisian menyelidiki apa sebabnya yang awalnya dengan surat penolakan namun mendadak kegiatan Peti dilaksanakan lagi.

Para warga ini juga menambahkan agar secepatnya Polisi mengungkap dan memproses kasus ini, karena jika dibiarkan bisa berdampak bagi banyak orang. “Padahal yang punya otak rekayasa kegiatan Peti cuma satu orang,” ungkap warga. (Antonius)

News Feed