oleh

Calon Jamaah Haji Ponorogo Gagal Berangkat Sebanyak 507 Orang

 

Ilustrasi Ibadah Haji 2021.

Beritatrends, Ponorogo – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi membatalkan keberangkatan ibadah haji tahun 2021. Penundaan ini menjadi yang kedua setelah tahun lalu pemerintah juga tak mengirimkan jemaah lantaran berbagai pertimbangan, termasuk karena pandemi Covid-19.

Pembatalan keberangkatan itu membuat sejumlah calon jamaah haji di berbagai wilayah terpaksa tidak bisa ke tanah suci.

Di Kabupaten Ponorogo, terdapat sekitar 507 orang calon jamaah haji yang gagal berangkat ke tanah suci pada tahun ini. Kebijakan pemerintah yang kembali tidak memberangkatkan sebagian calon jamaah haji tahun ini, membuat para calon haji di Ponorogo kecewa.

Pasalnya selain telah menunggu lama, berbagai persiapan sudah dilakukan baik itu fisik maupun mental.

“Sudah menunggu lama dan sudah melakukan persiapan. rata-rata calon haji Ponorogo sudah menunggu 9 sampai 10 tahun untuk bisa berangkat,” kata Agung Suwito Hadi, seorang calon jemaah haji sekaligus ketua rombongan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji – KBIH Surya Mabrur.

Menurutnya ketika tahun lalu gagal, masih ada harapan untuk bisa diberangkatkan lagi tahun ini, namun nyatanya gagal kembali. Padahal sudah melaksanakan manasik, rajin olahraga bahkan sudah divaksin.

“Padahal di KBIH nya juga banyak yang sudah berusia lanjut dimana berharap bisa segera berangkat haji,” ungkap Agung.

Sementara, Syaikul Hadi kepala kantor Kementerian Agama kabupaten Ponorogo menjelaskan, sebanyak 507 kuota calon haji tahun lalu yang harapannya bisa berangkat di tahun 2021, kembali batal.

“Namun sayang mereka harus gagal berangkat lagi dan menunggu tahun depan,” ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan jika alasan pemerintah kembali tidak memberangkatkan haji masih karena pandemi.

“Disisi lain ternyata pemerintah Indonesia belum diundang untuk membahas dan menandatangani nota kesepahaman tentang Penyelenggaraan Ibadah haji tahun ini,” ujarnya.

Selama dua tahun ini calon jemaah haji tidak bisa berangkat ketanah suci yang berarti semakin menambah daftar panjang daftar calon jemaah haji Ponorogo dimana waiting list lebih dari 30 tahun.

Diketahui juga, Sampai saat ini Kerajaan Arab Saudi memang belum menerima kunjungan warga dari beberapa negara termasuk Indonesia. (Efa/Wawa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed