oleh

Budak 1/2 Kg Sabu Dan 22 ribu Butir Pil Koplo Berhasil Diringkus Polisi Mojokerto

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander besama PJU Polres tunjukan barang bukti Narkotika jenis Sabu dan Pil dobel L(ft: susilo/beritatrends)

Beritatrends, Mojokerto – Sat Resnarkoba Polres Mojokerto berhasil ungkap peredaran narkoba mulai bulan Januari sampai dengan bulan mei 2021.Berjumlah 94 laporan polisi,yang kaitanya dengan tindak pidana peredaran gelap narkotika yang di indikasikan rata-rata bandar.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengungkapkan, dari 94 laporan polisi yang tertangani yaitu,53 laporan polisi dari Satuan Reserse Narkoba Polres Mojokerto dan 41 laporan polisi dari jajaran Polsek kabupaten mojokerto.Dari 94 kasus tersebut ada 2 kasus menonjol yang kita rilis hari ini,Kamis(3/6/2021) yaitu penangkapan pada tanggal 28 mei 2021

“Kita mengamankan sejumlah 28.000 butir pil koplo atau yang biasa disebut dengan pil dobel L dengan tersangka berinisial R dan juga S dari hasil keterangan dari proses pemeriksaan tersangka,”ungkap Dony.

Dony mengungkapkan,tersangka R menerima barang dari tersangka S sejumlah 50.000 butir pil koplo yang mana dari hasil proses penangkapan 28.000 butir sudah terjual di wilayah kabupaten Mojokerto.

“Dari dasar informasi dari masyarakat kita melakukan penyelidikan di mana satuan reserse narkoba melakukan penyelidikan intensif di wilayah-wilayah se-Kabupaten Mojokerto dan tertangkaplah tersangka R pada tanggal 28 Mei 2021 Lokasi tempatnya di daerah kos-kosan di desa Jabon- Mojoanyar,”jelasnya.

Lebih lanjut Kapolres menerangkan,dari kerangan R barulah Polisi merangkak untuk melakukan pengembangan untuk menangkap tersangka berinisial S, di mana tersangka berinisial S ini menerima barang yang masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan dan masuk dalam daftar pencarian orang,oleh satuan reserse narkoba Polres Mojokerto.

Masih kata AKBP Dony,selanjutnya dalam kasus yang lain yaitu,pengukangkapan 500 gram sabu atau 1/2 kg Sabu-sabu TKP di wilayah kecamatan Sokoo.Dimana tersangaka diamankan berinisial I sudah melakukan tiga kali menerima barang dari luar daerah dan ataupun luar Provinsi barang tersebut berasal dari Aceh Lhoksummawe.

“Dalam proses pengiriman dan mendapatkan informasi dari rekan-rekan kami yang ada di Polsek Sokoo.Kanit Reskrim Polsek Sokoo membentuk tim kemudian melakukan penangkapan di TKP jalan Pesawahan Sambiroto Kecamatan Sokoo.barang bukti dikelabuhi dengan memasukkan ke dalam tape rekorder atupun juga CD yang ada dikomputer.Barang di masukan kedalam benda tersebut dan diletakkan di lokasi tempat kejadian perkara penangkapan tersangka I,”ungkap Dony.

Dari hasil proses penyelidikan tersangka sudah tiga kali menerima titipan barang atau ranjauan barang, di wilayah kabupaten Mojokerto dan tempatnya di wilayah hukum polres Mojokerto.

“Alhamdulillah dari proses informasi Yang kami terima dari warga masyarakat dimana maraknya peredaran gelap narkotika tim dari satuan reserse Polsek toko dengan mengamati dan juga mempelajari modus operandi lokasi-lokasi tempat peredaran gelap narkotika di sana terungkaplah kasus tersebut,”terangnya.

Kapolres Mojokerto menerangkan, dilihat dari frekuensi peredaran narkotika di Kabupaten Mojokerto yang cukup lumayan besar disini kami informasikan kepada rekan-rekan kemarin sudah megaktifkan Dai Kamtibmas kami.”

“Gimana proses pencegahan nantinya akan kita libatkan para Dai Kamtibmas kami untuk bisa memberikan nasihat dan juga edukasi -edukasi kepada seluruh warga masyarakat khususnya menyelamatkan bangsa Indonesia dari bahaya menggunakan narkoba,”harapnya.

Dari kasus ini tim dari satuan reserse narkoba dan juga dari Polsek masih dalam proses pengembangan,guna mendapatkan informasi lebih lanjut.

“Pesan saya Jauhi narkoba ,dan saya akan membuka pintu polres apabila ada informasi Untuk bisa menyelamatkan bangsa Indonesia khususnya warga masyarakat Mojokerto agar tidak ada lagi yang jadi korban dari peredaran narkotika,”pungkasnya.(sus)

News Feed