oleh

Polres Sekadau Tuntaskan 4 Kasus Sekaligus

AKBP K.Tri Panungko( Kapolres sekadau saat pres reelase) di dampingi oleh kasatresktim

BeritaTrends, Sekadau – Di ruang prees rilis sekadau.  Kapolres sekadau AKBP K.Tri Panungko, di dampingi oleh IPTU Anuar syaripudin selaku kasat reskrim polres Sekadau , serta di dampingi juga oleh KABAG OP Polres Sekadau, dalam tiga kasus yang di ungkap dan di tangani ada tiga kasus sekaligus  berikut paparan kapolres  bahwa kasus uu ITE yang modusnya melakukan dugaan penipuan melalui akun palsu milik seseorang berinisial (CA) Yang saat mengunakan akun palsu seolah Mengatas namakan dirinya sebagai Aron , bupati Sekadau. jumat (28/05/2021)

Ternyata penilik akun tersebut saat dugaan penipuan di lakukan, si pelaku memanfaatkan istrinya untuk menjemput dana yang di minta sebagai dana setoran pekerjaan proyek jalan di lingkup pemda sekadau, pelaku inisial CA Sebenarnya masih menjalani penahanan di Lapas Sintang sebagai persakitan dalam kasus lain.

Dan saat ini proses hukumnya masih berjalan, dan terkait penanganan kasus lain juga yaitu kasus Minerba / tambang ilegal dengan tersangka berinisial (AK) TKP di riam tengkurak dusun nanga Beiban desa Nanga Beiban kecamatan Sekadau Hulu , pelaku sekaligus pemodal saat penertiban Pihak reskrim mengamankan Barang bukti berupa mesin Dompeng, selang sepiral, Pom , papan serta kain kiyan.

kasus lainya yang di tangani yaitu kasus penganiayaan terhadap korban berinisial (NV) pemilik toko di pasar sekadau dan anak pemilik toko berinisial (VN) anak pemilik toko yang masih berumur 13 tahun. Di mana pelakunya adalah mantan karyawan toko berinisial Wir ( 23) , karena modus hanya emosi kehilangan pekerjaan dan masa depan dan yang ke empat kasus kematian tahanan saat menjalani tahanan berinisial (YS) Meninggal setelah menjalani perawatan di RSUD Sekadau beberapa kali.

sampai meninggal dengan mengalami penyakit complikasi, gula darah , inveksi dan benjolan di tenggorokan serta radang paru – paru dan meninggal.

setelah 19 hari  di rawat di RS Anton Sujarwo ,di nyatakan sembuh dan di kembalikan ke Rutan polres sekadau, pada tanggal 22 mei 2021.  karena keluhan sakit nya beliau dirujuk  ke RSUD Sekadau pada tanggal 27 mei 2021 dan dinyatakan meninggal dunia.

“intinya kita dalam menetapkan pasal pelangaran nya tetap berkordinasi dengan fihak kejaksaan selaku penuntut umum , dan saat ini proses hukum semua sudah berjalan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.” Kata kapolres mengahiri( ANTONIUS)

News Feed