oleh

MAN 1 Magetan Atau MAN Takeran Klarifikasi ke Satpol PP Magetan terkait Pemberitaan Siswa Bermersaan di Alun-Alun Magetan

Pihak Sekolah Madrasah Alyiah Negri 1 (MAN 1) Magetan Atau MAN Takeran dan Pondok Pesantren PSM Takeran mendatangi Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Magetan, untuk mengklarifikasi kebenaran apa yang di ucap Saudara Kamim Basori saat di wawancarai awak media Beritatrends.

 

Beritatrends, Magetan – Dengan pemberitaan sebelumnya terkait Sepasang pelajar di Kabupaten Magetan Jawa Timur, diamankan Satuan Penegak Perda setempat akibat bermesraan di tempat umum.

Akhirnya pihak Sekolah Madrasah Alyiah Negri 1 (MAN 1) Magetan Atau MAN Takeran dan Pondok Pesantren PSM Takeran mendatangi Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Magetan, untuk mengklarifikasi kebenaran apa yang di ucap Saudara Kamim Basori saat di wawancarai awak media Beritatrends.

Dengan duduk bersama membahas hal tersebut Pihak Sekolah MAN dan Pesantren PSM Takeran merasa dirugikan atas pemberitaan tersebut.

Kemudian atas kesepakatan bersama sepakat untuk menetralisir pemberitaan tersebut karena kedua siswa tersebut bukan pelajar MAN 1 Magetan atau MAN Takeran.

Salah satu Guru/Waka Bidang Kesiswaan MAN 1 Magetan atau MAN Takeran Anang Zamroni, M.Pd mengatakan, pihaknya melakukan klarifikasi terkait pemberitaan sepasang siswa yang bermesraan itu bukan siswa dari MAN 1 Magetan atau MAN Takeran oleh karena itu atas nama Sekolah dan Pondok Pesantren PSM Takeran untuk merubah berita tersebut dalam wak 1×24 jam kedepan

Pihaknya juga berharap bagi siapa saja baik itu siswa SLTA sedrajat, SLTP sederaja atau siapa saja jangan melakukan perbuatan asusila dsi tempat umum.

Ditempat yang sama Kasi Opsdal Satpol PP Magetan Kamin Basori mengatakan, permohonan maaf atas ucapan saat diwawancarai awak media Beritatrends, yang mengucapkan bahwa siswa tersebut Siswa MAN 1 Magetan atau MAN Takeran itu ternyata salah, sekali lagi secara pribadi maupun kedinasan pihaknya Minta Maaf kepada MAN 1 Magetan atau MAN Takeran.

Ditambahkan Ferry Yoga Saputra selaku Kepala Bidang Penegak Perda mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan terkait pelanggaran yang dilakukan siswa salah satu sekolahan setingkat SLTA/ SMK yang berada di Magetan.

Pihaknya sudah melakukan penyidikan kepada keduanya dan sudah menghubungi kedua orang tua mereka, untuk sama sama melakukan pembinaan terhadap keduanya.

Untuk memberikan efek jera, keduanya diberi pembinaan dan suruh membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, sebelum dikembalikan kepada orang tua mereka.(Lilik Abdi Kusuma)

 

News Feed