oleh

Asik Bermesraan Dua Pasang Kekasih Terjaring Oprasi Satpol PP Magetan

Saat Satpol PP melakukan oprasi

 

Beritatrends, Magetan – Sepasang pelajar di Kabupaten Magetan Jawa Timur, diamankan Satuan Penegak Perda setempat akibat bermesraan di tempat umum.

Peristiwa diamankan dua orang pelajar itu bermula dari pengunjung alun alun setempat yang melihat dua muda mudi yang duduk berdua di baawah pohon beringin tersebut terlihat sedang bermesraan dengan berpelukan serta berciuman.

Bahkan salah satu pengunjung alun alun tersebut sempat ada yang merekamnya diam diam. Merasa risih akibat ulah kedua muda mudi tersebut pengunjung melaporkannya kepada Satpol PP setempat.

Saking asyiknya, kedua muda mudi tersebut tidak menyadari kedatangan petugas yang datang. Baru setelah petugas  menegurnya mereka kaget dan duduknya menjauh, keduanya sempat menyangkal telah berbuat tidak sepantasnya ditempat umum. Namun setelah ditunjukkan rekamanya mereka tidak lagi dapat mengelak dan hanya tertunduk malu.

Akhirnya kedua muda mudi ini diamankan di pos Satpol PP yang ada di Pendopo Surya graha untuk dilakukan pendataan lebih lanjut. Diketahui keduanya masih berstatus pelajar pada sekolah setingkat atas di Magetan.

Selang berapa menit kemudia ada sepasang warga yang juga melakukan bermersaan di tempat yang sama, setelah dilakukan penggrebekan ternyata keduanya sepasang suami istri namun Satpol PP juga melakukan pembinaan terhadap keduanya.

Kasi Opsdal/Plt Pamwal Satpol PP Magetan Kamim Basori mengatakan bahwa keduanya berstatus pelajar setingkat SLTA pada sekolah yang sama. Keduanya mengaku pacaran.

Laki laki inisial LA 18 tahun, warga Desa Ngariboyo Kecamatan Ngariboyo, Perempuan inisial DW 17 tahun warga Desa Mojopurno Kecamatan Ngariboyo.

Keduanya terbukti berbuat tidak pantas ditempat umum dan meresahkan masyarakat keduanya akan kita kenakan udang undang peraturan daerah nomer 03 tahun 2014 tentang ketertiban umum.

Selanjuntnya, pihaknya sedang melakukan penyidikan kepada keduanya dan memanggil kedua orang tua serta perwakilan guru dari sekolah mereka, untuk sama sama melakukan pembinaan terhadap keduanya.

Untuk memberikan efek jera, keduanya kita suruh membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, sebelum dikembalikan kepada orang tua mereka.(Efa/Wawa)

News Feed