oleh

ORMAS GERAH TANTANG NOVEL BASWEDAN BUKTIKAN ISU 100 TRILIUN

Beritatrends, Jakarta – Isu dugaan korupsi dana bansos 100 Triliun yang di lontarkan Novel Baswedan menjadi bola panas yang bisa menghantam tokoh-tokoh pemerintah yang sedang menjabat saat ini,Jika memang ini benar harus segera dibuktikan jangan menjadi pencitraan saja agar masyarakat beropini ternyata 75 pegawai KPK diberhentikan karena ada dugaan suap dana bansos 100 Triliun”

Ketua Bidang Litbang Gerakan Reformasi Hukum (Gerah) M Zein Ohorella menilai Novel melemparkan isu tersebut ditengah kasus dirinya yang tidak lolos TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) Sebagai wujud perlawanan dirinya dan pegawai lainnya untuk membangun image dan menyusun kekuatan publik,jangan sampai isu ini menjadi berita hoax kasian rakyat jelata selalu dimainkan emosinya,Ungkapnya

Dalam APBN 2021 Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp110 triliun untuk seluruh penerima dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,Jika ada dugaan korupsi 100 trilun dana bansos berarti banyak melibatkan aparatur negara,sepertinya tidak masuk akal apa lagi Juliari Batubara sedang menjalani persidangan.

“Jangan sampai dana bansos covid-19 menjadi senjata untuk menyerang pihak-pihak tertentu,Apa lagi untuk menutupi pemberitaan terkait dugaan korupsi di Pemprov DKI Jakarta,” kata Zein saat di wawancarai awak media.

Dia menyarankan sebaiknya Novel Baswedan cs legowo menerima keputusan tersebut. “Jabatan bukan di bawa mati. Masa mau kalah sama Gusdur. Jadi presiden aja di mundurkan dia terima. Ini kok malah ngotot hanya jabatan penyidik di KPK. Jangan – jangan ada tujuan tertentu. Sampai ngotot nggak terima,” ucapnya.

Dia melanjutkan, KPK harus terus jalan dengan berbagai programnya dan harus terus mengungkap kasus-kasus korupsi yang merugikan negara. “KPK dijalankan dengan uang rakyat. Sehingga semua dilakukan bertujuan untuk kesejahteraan rakyat. Penegakan hukum berorientasi utk kesejahteraan rakyat. Ini yang kita harapkan,” ucapnya.

Sebelumnya, melalui semua media online, Penyidik KPK Novel Baswedan menduga nilai yang diduga dikorupsi mantan Mensos Juliari Batubara mencapai Rp100 triliun. Akan tetapi, Novel belum bisa memastikan lantaran perlu penelitian kasus ini lebih lanjut.

“Kasus serupa juga terjadi di seluruh daerah di Indonesia dengan pola yang sama sehingga perlu penyelidikan lebih lanjut. Ini kasus yang mesti diteliti lebih jauh. Kasus ini nilainya puluhan triliun. Bahkan saya rasa seratus triliun nilai proyeknya dan ini korupsi terbesar yang saya pernah perhatikan,” ujar Novel, Selasa (18/5/2021).

Novel melihat ada kesamaan pola-pola korupsi bansos di daerah yang sama dengan DKI Jakarta dan sekitarnya. Ia menilai kasus bansos harus terus ditindaklanjuti. “Ini kasus yang mesti diteliti lebih jauh,” ucap dia.

Nara Sumber :
M Zein Ohorella
Ketua Bidang Litbang
Gerakan Reformasi Hukum Indonesia
(GERAH)

News Feed