oleh

Proses Pemulangan PMI dari Karantina Kabupaten Magetan

Beritatrends, Magetan – PMI (Pekerja Migran Indonesia) Magetan Sampai saat ini tanggal 18 Mei yang telah pulang atau kembali sejumlah 111 WNI.

Setibanya di daerah, pekerja migran juga masih harus menjalani masa karantina di sentra selter selama tiga hari.

Setelah itu, mereka akan menjalani tes usap kedua, diikuti dengan PPKM mikro selama 14 hari. Ini berlaku baik bagi pekerja migran asal Jatim maupun provinsi luar Jatim.

Karantina berlapis harus dilakukan agar semua senantiasa terlindungi dan dipastikan sehat, baik diri sendiri maupun keluarga di kampung.

Salah satu PMI Pariah, mengtakan selama karantina di Provinsi (Surabaya) merasakan jika tempat tidur yang di gunakan kurang layak, sedangkan karantina di Magetan sangat layak.
Pemerintah Kabupaten Magetan yang menjemput para PMI di Surabaya, terima Kasih atas fasilitas yang di berikan kepada kami selama menjalani Karantina.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Magetan Gatot Sapto mengatakan, sesuai dengan surat edaran yang di keluarkan oleh Gugus Tugas Pusat, WNI yang dari luar negeri ke Indonesia khususnya yang landing di Bandara Juanda ada ketentuan untuk dikarantina selama 5 hari. Teman-teman WNI 2 hari dikarantina di Provinsi Jawa Timur tepatnya di Asrama Haji dan 3 hari dikarantina di Wisma Karantina di Kabupaten Magetan.

Sampai saat ini tanggal 18 Mei WNI yang telah pulang atau kembali sejumlah 111 WNI, dan pada saat ini ada 5 WNI yang masih dikarantina menunggu hasil swab PCR. Bila hasilnya negatif mereka akan di jemput pihak keluarga dan isolasi mandiri selama 14 hari dan bila hasilnya positif akan dimasukanndi Wisma Bromo Sekap di Magetan.

Harapan untuk memutus rantai covid ini harapanya semua orang bisa mematuhi protokol kesehatan karena dengan adanya protokol kesehatan ini dapat menjaga diri kita sendiri,keluarga dan lingkungan kita. (Efa/Wawa)

News Feed