oleh

BPK Lapor : Proyek Pembangunan Pukesmas Tapang Perodah Sekadau Tidak Sesuai Bestek

Pekerjaan Puskesmas Tapang Perodah Sekadau tidak sesuai harapan masyarakat

Beritatrends, Sekadau Kalbar – Sudah tidak bisa dianggap sepele lagi terhadap pembangunan Puskesmas tapang perodah lembaga penyidik harus bertindak segera dalam pengecekan dan mengusut tuntas seperti apa pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Jika pemberitaan sebelumnya, temuan pengurangan dari luas bangunan kini ditemukan lagi pengurangan pada bahan yang seharusnya di pasang namun diganti dengan bahan lainnya yang ketahanan jauh di bawah standar.

Bagian bangunan yang menjadi sasaran pengurangan kali ini terletak pada tiang teras puskesmas tapang perodah, yang seharusnya menggunakan beton cor berukuran 20/20 namun oleh pelaksana diganti dengan bahan kayu dan dilapisi papan triplek.

Selain dari perubahan atau tepatnya penggantian bahan juga terlihat ada pengurangan pada jumlah tiang, yang seharusnya ada empat buah tiang namun dilapangan hanya ada tiga saja, jika kita kembali mengingat pada aturan yang tertuang dalam adendum perubahan maka ada pengurangan pasti ada penambahan folume bangunan, tapi sayangnya sampai sejauh ini media ini belum menemukan ataupun melihat folume yang di tambahkan.

Dengan melihat fisik yang bisa dilihat dengan kasat mata saja sudah berani di kurangi folume, maka timbul asumsi bisa jadi di bagian pondasinya juga terjadinya pengurangan, mulai dari seperti urukan pasir setebal, 15 cm, lantai kerja setebal,5 cm k,175, Poer beton,175, Tulangan, D16-150mm, dengan kedalaman satu setengah meter, dan sebanyak 39 titik pondasi.

Setelah mengamati akan sangat aneh jika kepala dinas kesehatan Henry Alpius mengatakan tidak ada masalah pada bangunan, bahkan dia menyampaikan sudah memenuhi spesifikasi dan uji lab, di hari Senin 26 April 2021, lantas hasil lab, yang mana mereka pakai, sangat patut dipertanyakan dan dicurigai.

Dilain sektor tidak kalah membingungkan juga, pada Senin 22 Maret 2021 pihak kejaksaan negeri sekadau juga mengkonfirmasi bahwa pembangunan Puskesmas tapang perodah tidak ada masalah, dikarenakan pihak Kejari terlibat pendamping pengawasan, dan tentunya menjadi sebuah pertanyaan baru apakah pihak kejaksaan negeri sekadau sudah kelapangan atau ada unsur lain hingga terjadinya kelalaian, yang menyebabkan tidak maksimalnya pembangunan.(Antonius)

News Feed