oleh

Polres Ponorogo Gelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 Bersama Forpimda

Foto : Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko,DE MM, didampingi Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis dan Dandim 0802 Ponorogo Letkol. Inf. Sigit Sugiharto memimpin apel gelar pasukan

Beritatrends, Ponorogo – Polres Ponorogo bersama jajaran Forpimda menggelar apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Semeru 2021 di depan Paseban alun-alun, Rabu (5/5) pagi.

Dalam apel gelar pasukan bertema Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021, Kita Tingkatkan Sinergi POLRI dengan Inkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Pada Perayaan Idul Fitri 1442 H tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ponorogo H. Sugiri Sancoko,DE MM, didampingi Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, SH, SIK, M.Si dan Dandim 0802 Ponorogo Letkol. Inf. Sigit Sugiharto dan diikuti personel dari berbagai instansi terkait.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam sambutannya membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia menyampaikan, apel gelar pasukan operasi Ketupat tahun 2021ini, sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dalam rangka pengamanan hari raya idul Fitri 1442 H guna memberikan jaminan keamanan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Tahun 2021 Pemerintah memutuskan melarang kegiatan mudik bagi seluruh masyarakat pada tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. Untuk Operasi Ketupat tahun 2021 akan dilaksanakan selama 12 hari, mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 dengan mengedepankan kegiatan pencegahan didukung deteksi dini dan penegakan hukum dalam rangka pengamanan hari Raya Idul Fitri 1442 H dan tetap menerapkan protokol kesehatan, “kata Sugiri Sancoko.

Sugiri Sancoko menambahkan, pada operasi Ketupat tahun 2021 ini melibatkan sekitar 90.592 personel Polri, 11.533 personel TNI serta 52.880 personel dari Satpol-PP, Dishub, Dinkes, Pramuka, Jasa Raharja, dan instansi terkait lainnya.

“Peningkatan aktifitas masyarakat pada bulan ramadhan, menjelang, pada saat dan sesudah Idul Fitri tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, gangguan Kamseltibcarlantas dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19. Kita berharap jangan menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19. Selain itu diharapkan seluruh Kasatwil mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif serta cara bertindak yang tepat, efektif dan efisien dalam mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan pada masing-masing daerah, “pungkas Bupati Ponorogo.

Usai pelaksanaan apel gelar pasukan, dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti miras hasil Operasi Pekat Semeru 2021 dipimpin Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis diikuti oleh Forpimda Kabupaten Ponorogo.

Untuk barang bukti yang dimusnahkan yakni miras jenis arak jowo 900 liter, M
miras jenis cap anggur orang tua 360 botol dan pil double L sebanyak 5 plastik @ 1000 butir total 5000 butir.(sul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed