oleh

PPK BBJN Medan Pilih “Bungkam” Saat Ditanya Prihal Penyisipan Lubang Jalan Nasional Kabanjahe – Berastagi

Jalan Nasional Kabanjahe – Berastagi tahap ll dengan kontrak proyek senilai Rp. 15.982.442.000 yang dikerjakan pihak kontraktor pelaksana PT Rumah Berneh  diduga dikerjakan tidak sesuai juknis dan  terkesan asal-asalan.

Beritatrends, Tanah Karo – Baru selesai dikerjakan, proyek peningkatan dan pelebaran Jalan Nasional Kabanjahe – Berastagi tahap ll dengan kontrak proyek senilai Rp. 15.982.442.000 yang dikerjakan pihak kontraktor pelaksana PT Rumah Berneh  diduga dikerjakan tidak sesuai juknis dan  terkesan asal-asalan.

Pasalnya, proyek yang menelan anggaran belasan milyar bersumber dari APBN tersebut,  baru selesai dikerjakan namun kondisinya sudah banyak berlubang dan tampak mengeluarkan air ditengah badan jalan sehingga mengancam keselamatan pengendara yang melintas.

Awalnya saat adanya temuan bahwa kondisi jalan nasional yang berlubang dan ver air  tersebut. Saat ditanya tanggapan dari Pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Aidil, pihaknya mengatakan bahwa saat ini bukan dirinya lagi sebagai PPK jalan nasional yang dimaksud dan memberikan nomor kontak watshaap pak Faisal yang menjabat selaku PPK saat ini.

” Tks atas infonya…. pada lokasi ini bukan mata air dari pengamatan kita… ini kemungkinan besar air dari pipa pdam… dan segera diperbaik demi kelselamatn pengguna jalan…, seraya mengirim nomor kontak watshaap Pak Faisal. Utk infomasi selanjutnya bisa hub PPK saat ini pak Faisal …tks,” Ujar Aidil kala itu

Selanjutnya dihari yang sama saat hal itu disapaikan kepada Faisal selaku PPK jalan nasional, dirinya mengaku bahwa “penyebab jalan berlubang tersebut akibat pecahnya pipa PDAM, terkait hal ini akan segera kami perbaiki dengan koordinasi dengan pihak PDAM Tanah Karo”, balasnya singkat

Namun sehari pasca dilakukan penyisipan dijalan nasional yang berlubang tepatnya di simpang desa sumber mufakat (sumbul) kabanjahe, kondisinyasaat ini bahwa aspal sisipan selain tampak sudah terkelupas dari bawah aspal masih terlihat jelas mengeluarkan air dan tergenang.

Merasa ada yang tidak beres dan terkesan dikerjakan asal asalan terkait proses penyisipan jalan nasional, awak media kembali mempertanyakan prihal tersebut ke nomor kontak Faisal selaku PPK jalan nasional dengan mengirim situasi dan kondisi jalan melalui dokumentasi foto dan vidio di lokasi jalan nasional tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan Faisal PPK jalan Nasional Kabanjahe – Simpang Ujung aji lebih memilih “Bungkam” dan tidak membalas pertanyaan yang dikirim oleh awak media.(Daris/LD)

News Feed