oleh

ACT Madiun Kirim Solidaritas Bantuan Pangan untuk Keluarga Prajurit KRI Nanggala 402

ACT – MRI Madiun merespon cepat dengan turut berbela sungkawa dan mengirimkan bantuan pangan dan wakaf air ke keluarga korban pada Selasa – Rabu (27-28/4).

Beritatrends, Madiun – Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 mengakibatkan 53 orang prajurit terbaik bangsa gugur. Untuk meringankan duka beban keluarga, ACT – MRI Madiun merespon cepat dengan turut berbela sungkawa dan mengirimkan bantuan pangan dan wakaf air ke keluarga korban pada Selasa – Rabu (27-28/4). Selain itu akan ada bantuan lainnya seperti penjaminan pendidikan bagi anak-anak para prajurit yang wafat.

“Insya Allah kami akan mendistribusikan bantuan di 4 titik yaitu Kota Madiun, Nganjuk, Tuban, dan Bojonegoro selama 2 hari ini. Kami juga beriringan dengan sebuah truk berisi 500 kg beras dan 250 kardus air minum yang berasal dari gudang kami di Jombang,” ungkap Aferu Fajar selaku Staf Program ACT Madiun.

Sebanyak 100 kg beras wakaf dan 50 kardus air minum wakaf akan diberikan kepada masing-masing keluarga. Di hari pertama distribusi dilakukan di Kota Madiun di kediaman Alm. Setda Diyut Subandriyo. Setelah itu dilanjutkan ke kediaman KLK Roni Efendi di Nganjuk.

“Alhamdulillah terima kasih tim ACT yang sudah peduli dan memberikan bantuan. Semoga bisa dimanfaatkan ketika ada acara di sini,” ungkap mertua Alm. Setda Dayut S.

Untuk hari kedua, Tim ACT – MRI melajutkan aksi ke Bojonegoro yaitu ke kediaman Serda Setyo Wawan dan Kopda Khoirul Faizin, lalu disusul berkunjung ke kediaman KLS Raditaka Mardyansyah di Tuban untuk berbagi cerita, kehilangan yang keluarga rasakan secara mendadak.

Para prajurit yang gugur dilain hal juga berperan sebagai kepala keluarga. Mereka meninggalkan istri, anak, dan keluarga di rumah. Sehingga perlu menjadi perhatian semua elemen bangsa. (setyo Budi)

News Feed