oleh

1.182 Warga Kabupaten Madiun Mendapatkan Bantuan BSPS

Dapat BSPS—Mbah Mariyem berfoto bersama dengan tim Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Madiun. Mbah Mariyem, salah satu warga Desa Mojorayung yang mendapatkan bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya.

Beritatrends, Madiun-Sebanyak 1.182 warga Kabupaten Madiun mendapatkan program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) tahun anggaran 2021. Masing-masing warga penerima program BSPS mendapatkan bantuan dari pemerintah sebesar Rp 20 juta.

“Total anggaran untuk program BSPS tahun ini di Kabupaten Madiun sebesar Rp 23,6 M diperuntukkan bagi 1.182 orang. Dana itu bersumber dari APBN 2021 di Kementerian PUPR,” ujar Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Madiun, Ir. Arnowo Widjaja, MM Rabu (28/4/2021).

Menurut Arnowo program BSPS 2021 diperuntukkan bagi 60 desa di 14 kecamatan di Kabupaten Madiun. Masing-masing penerima bantuan mendapatkan dana sebesar Rp 20 juta dengan perincian Rp 17,5 juta untuk pembelian material dan Rp 2,5 juta untuk ongkos tukang.

Arnowo mengatakan dari 1.182 penerima bantuan dua diantaranya mengundurkan diri. Dua penerima bantuan yang mengundurkan diri yakni satu berasal dari Desa Kebonsari, Kecamatan Kebonsari dan satu warga dari Desa Banjarsari, Kecamatan Madiun.

Untuk pencairan bantuan BSPS terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama dicairkan Rp 8.750.000 manakala pengiriman dari toko bangunan sudah mencapai 50 persen dari total kebutuhan penerima bantuan.

“Setelah material di dropping dan penerima bangunan sudah membangun minimal 30 persen dari progress fisik maka penerima bantuan berhak menerima dana untuk membayar ongkos tukang tahap pertama sebesar Rp 1.250.000,” kata Arnowo.

Selanjutnya, bila pengiriman material oleh toko bangunan kepada penerima bantuan sudah mencapai 100 persen dari total kebutuhan maka akan dicairkan dana tahap kedua sebesar Rp 8.750.000. Sementara untuk ongkos tukang tahap kedua akan dicairkan setelah penerima bangunan menyelesaikan pembangunan rumah seratus persen.

Ditanya tentang perkembangan program BSPS tahun ini, kondisi 0-30 persen mencapai 280 PB, 30 persen sebanyak 779 PB dan 30-100 persen mencapai 121 PB.

Ia menambahkan total warga Kabupaten Madiun yang menerima BSPS sejak tahun 2016 hingga saat ini mencapai 4.000-an orang.

Beberapa penerima bantuan yang ditemui di lokasi menyatakan apresiasinya kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Madiun yang sudah membantu biaya perbaikan rumahnya. Sebelum diperbaiki, rata-rata warga penerima bantuan tinggal di rumah yang tidak layak huni.

“Kami sampaikan terima kasih kepada pemerintah yang sudah banyak membantu kami sehingga rumah kami diperbaiki. Dahulu saya tinggal di rumah yang kalau hujan atapnya bocor dimana-mana. Dan alhamdulilah sekarang sudah baik semuanya,” ujar Mbah Winih (69), warga Dusun Tambak, Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Senada dengan Mbah Wineh, Mbah Mariyem juga merasa terbantu banyak dengan program tersebut. Kini ia bersama anak dan cucunya dapat tinggal di rumah yang layak huni. “Sebelum dibangun rumah kami banyak atap yang bocor dan dinding yang sudah rusak,” jelas Mbah Mariyem. (MAL)