oleh

Kakam Gedung Meneng Diduga Tilap Dana Desa Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah

kondisin jalan yang memprehatinkan

Beritatrends, Tulang bawang – Menindak lanjuti Pemberitaan sebelumnya, Kepala Kampung Gedung Meneng yang diduga korupsikan dana desa milyaran rupiah menuai perbincangan publik saat ini,yang mana bermacam-macam isu yang didengar.

Penulis pemberitaan ini tak gentar untuk mengungkapkan kebenaran  ke muka publik dengan berita fakta dan akurat seperti yang di beritakan TRENDS TV Indonesia sebelumnya terkait dana desa Gedung Meneng  yang diduga d korupsikan setiap tahunnya.

Ini sangat pantastis mencapai milyaran rupiah, seperti di tahun 2020 di bidang Operasional Pemerintah desa dan Perangkat desa yang menghabiskan uang negara ratusan juta rupiah  diduga banyak penyimpangan dan masih banyak lagi dana desa dan alokasi dana desa yang diduga difiktipkan kepala kampung Gedung Meneng induk Ismail dari tahun 2016 sampai 2021 ini.

Baik dibidang pembangunan maupun  bidang yang lain-lainnya seperti yang di beritakan sebelumnya, di bidang Operasional Pemerintahan Kampung dan Perangkat Kampung yang menghabiskan dana desa ratusan juta rupiah diduga fiktip ,juga Operasional RT dan RW yang di anggarkannya ratusan juta rupiah dari tahun 2016 sampai 2020 diduga dikorupsikan.

Mengingat dana desa(DD) dan dana alokasi dana desa(ADD) Gedung Meneng  ini sangat besar pertahun nya,yang mana nilainya 2 milyar sampai 3 milyaran lebih, diduga membuat Ismail gelap mata dan meraja lela untuk meraup keuntungan, tanpa memikirkan kampung  dan masyarakat kampung setempat, Sabtu 17/April/2021.

Seperti, dana desa pada tahun 2020 di bidang Pembangunan atau Rehabilitas jalan desa yang di anggarkannya Rp. 475 rupiah diduga fiktip,

Pasalnya sampai saat ini warga sangat mengeluh dengan adanya kerusakan jalan yang sangat memperihatinkan,mengingat dana desa Gedung Meneng yang di terima sangat besar pertahunnya dan kegunaannya untuk menunjang kebutuhan masyarakat kampung makin lebih baik lagi dan dirasakan kemanfaatannya seperti wacana Menteri, bahwa dana desa itu untuk rakyat desa, bukan untuk kepala desanya,namun wacana itu diduga tidak di terapkan Kepala Kampung untuk kemanfaatan kampung hal layaknya,demi kepentingan pribadi,seperti yang di sampai warga beberapa hari lalu,mengenai jalan desa mereka yang sampai saat ini belum ada perubahan dari tahun ketahun selama ismail menjabat.(Husen)

News Feed