oleh

Pabrik Sawit PT Indah Subur Sawit di Ritual Secara Adat Dayak Kanayatn

Suyanto besama pengurus koperasi serta masyarakat Kec Mempawah Hulu, Sompak dan Menjalin.

Beritatrends, Hulu – Areal Pabrik sawit PT Indah Subur Sawit, di ritual secara adat ” Dayak kanayatn” Asa ,dua ,talu, ampat, lima, anam, tujuh, secara adat dayak tempayan tolak bala dan simbolis buka adat ini saya pasang, kata imam adat dayak menyampaikan pembuka ritual, hari ini di dusun garu desa garu , kecamatan Mempawah hulu kabupaten landak , kalimantan Barat, acara di mulai,kata imam adat.

Dari managemen PT Indah Sawit Subur, Suyanto selaku perwakilan penuh, mengatakan Secara legal formal rencana pendirian pabrik kelapa sawit tanpa kebun, sudah memenuhi unsur , sesuai UU NO.28 Tahun 2002,peraturan Mentri No 36 tahun 2005, peraturan kepala BKPM Nomor 5 tahun 2013.

Dan semua tahapan syarat syarat berdirinya unit pabrik ini sudah benar – benar kita persiapkan,Suyanto, selaku perwakilan yang di percayakan mensosialisasikan rencana kegiatan pendirian pabrik dan sekaligus hari ini melaksanakan pembukaan lahan menurut persi ritual tolak bala adat dayak, saya berharap agar program baik ini kita dukung bersama, ini investasi yang luar biasa , tujuan ahir kita , pabrik berdiri , utamanya selain menyerap dan menampung buah sawit masyarakat sekitar, juga menyerap tenaga kerja , kita kecipratan semua , sesuai keahlian dan kemampuan masing- masing, dan perlu di ketahui juga, nantinya siapa pun yang mau bermitra dengan corporasi (management PT Indah Subur sawit) persiapkan wadah yang ada legal formal nya , kami hanya bisa melayani melalui Koperasi, kelompok tani dan Gapoktan, mengapa demikian, karena kalau melalui wadah , kan ada pajak yang timbul untuk pemerintah kecamatan dan kabupaten setempat, dan agar ada tanggungjawab secara administrasi , tutup Suyanto.

Pricilia Angela,STP,MAP, Selaku Camat mempawah hulu , menyambut baik investasi yang ada di wilayah Mempawah hulu, kita berharap dengan ada nya Pabrik sawit ini , dapat membantu peningkatan ekonomi Petani sawit , dan terserap nya tenaga kerja, harapan saya ada keseimbangan, dan patuhi segala aturan, bagi masyarakat juga mohon nanti kalau ada masalah sedikit, baik nya di carikan solusi penyelesaian secara kekeluargaan, kecuali tidak ada solusi, kita ada hukum adat dan hukum positif.

Demikian juga Yulius Raoni,S.Sos, selaku Ketua DAD Kecamatan Mempawah hulu, berpesan, baik Perusahaan maupun Masyarakat harus sinergi, dan hindari prilaku yang membuat perusahaan bisa di musuhi oleh Masyarakat sekitar Perusahaan, harus perbanyak komunikasi persuasif tegas nya, dari pimpinan Koperasi Bina Garu Sejahtera, Yohanes Deni,SH, mengatakan, selaku pimpinan koperasi, yang merupakan garda terdepan dalam keberlangsungan serta inisiasi berdirinya Pabrik Indah Sawit Subur, kita selaku legal formal pelaku ekonomi berbasis kumpulan masyarakat, juga sebagai filter, dalam mengakomodir, melaksanakan kontrak- kontrak kerja, kita juga akan mengedepan kan dalam pelayanan, pasti nya di prioritaskan masyarakat setempat, kemudian sekitar, dengan forsi berimbang, kita akan arif dan bijaksana, mohon nanti juga taat aturan main, kita harus saling mendukung, kata deni, dan di sambut baik masyarakat, lebih Khusus Jambot.

Rosani, imam adat, membuka acara adat

Rosani, imam adat, membuka acara adat

Selaku tokoh masyarakat sangat berharap supaya seimbang.di saksikan seluruh undangan yang terdiri dari Fokopimca, tokoh masyarakat, serta para pengusaha lokal , yang siap jadi suplai Tandan buah segar , semua sudah satu presepsi , acara di ahiri dengan pemasangan tempayan adat , dan simbolis Alat berat di arahkan buat bondri batas area pabrik, serta ordinat jalan poros. (Dominikus tolek)

News Feed