oleh

Tercium Aroma Tidak Sedap di Diskominfo Pringsewu

Foto : Kominfo Pringsewu.

Beritatrends, Pringsewu – Sebagian media mempertanyakan kebijakan Dinas Kominfo Kabupaten Pringsewu terkait kontrak kerjasama media cetak dan online dalam langganan dan publikasi yang terkesan pilih kasih.

“Tercium aroma tidak sedap, Ini pasti ada apa-apanya dengan media itu,” kata Cikhan Kristiadianda salah satu pekerja Pers di kabupaten Pringsewu, Selasa (6/4/2021).

Menurutnya, Dinas Kominfo Pringsewu dalam penyaluran dana anggaran kontrak di Kominfo selama ini tidak sesuai aturan atau informasi yang sudah ditetapkan dan sampaikan oleh Kominfo.

Cikhan mengatakan juga, ada kesan sistem yang diberlakukan itu berdasarkan kedekatan hubungan pribadi, kerabat bukan berdasarkan sistem, bahkan data media yang bekerjasama tahun ini dasarnya dari data humas Pemkab, Diskominfo Kabupaten Pringsewu tidak diperiksa secara teliti satu persatu.

“Seharusnya yang di lakukan Komonfo adalah satu media satu wartawan dan satu bekerjasama media di Diskominfo,” jelas Cikhan.

Ia juga mengaku telah memasukan kerjasama sejak tahun 2020 lalu dan samapi sekarang belum diterima.

“Ironisnya dari fakta yang ada, bahwa ada satu orang pegang dua media cetak dan online, ini kan tidak adil dan konsisten, kami dari awak media (wartawan) meminta Bupati Pringsewu untuk melakukan teguran tegas dan Ispektorat Kabupaten Pringsewu juga harus ikut memeriksa Diskominfo Kabupate Pringsewu yang di nilai syarat KKN,” ujar Cikhan .

Ia meminta kepada Dinas Kominfo seharusnya lebih memperhatikan pekerja pers yang benar-benar aktif, karena anggaran publikasi merupakan anggaran negara yang harus dipertanggung jawabkan nanti.

“Jangan ada lagi sistem monopoli pada satu media saja, Ini tidak adil. Apalagi kita tau bahwa semua media di Kabupaten Pringsewu punya peran penting membangun daerah ini, bukan satu media itu saja. Jika tak diakomodir juga dengan baik wartawan bisa melapor ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU, yang akhirnya berujung panjang,”  tegas Cikhan.

Selain itu, Cikhan juga menyampaikan, terdapat salah satu media dari Divisi marketing tvOne siaran berita Lampung Biro Pringsewu Yayan (36) juga mendapat perlakukan yang sama.

Terkait hiruk pikuknya kerjasama media di Dinas Kominfo Kabupaten Pringsewu, sampai saat ini Bupati Pringsewu H. Sujadi belum bisa  dikonfirmasi terkait hal ini. (Tim Han)

Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed