oleh

PTSL Sungai Nibung Diduga Syarat Pungli Secara Berjama’ah

Beritatrends, Tulang Bawang – Sungguh sangat miris, yang di alami warga masyarakat kampung Sungai Nibung kecamatan Dente teladas di masa pandemi covid 19 mereka harus mengeluarkan dana sebesar Rp 700.000 untuk pembayaran sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap(PTSL) tahun 2020,dengan sistim pembayaran nya secara berangsur maupun secara lunas dan disetorkan melalui Rt setempat,seperti yang disampaikan salah satu warga kepada awak media beritatrends yang enggan nama nya di beritakan Minggu 21/3/2021.

“Kata nya program gratis tapi ga gratis kok masih bayar 700 ribu rupiah per sertifikat,dan saya bikin sebanyak 6 buku dengan bayaran nya sebesar sekitar 4.200.000 rupiah secara nyicil ke pak Rt Sarno,”Ungkap nya warga

padahal dalam peraturan nya sesuai kesepakatan ketiga Menteri, besaran biaya yang di perlukan untuk persiapan pendaftaran tanah sistematis lengkap di wilayah Lampung hanya Rp 200.000 saja,dan peraturan itu sudah di tanda tangani dan ditetapkan di jakarta pada tanggal 22 Mei tahun 2017 oleh, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasioanl RI,Menteri dalam Negeri RI dan Menteri Desa Pembagunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.

Namun peraturan itu diduga di kangkangi oknum-oknum pemerintah kampung sungai nibung untuk meraup keutungan dan di jadikan ajang bisnis/Pungli secara berjama’ah.

Ditempat yang terpisah saat di konfirmasi salah satu Kaur Pembagunan sungai nibung Mas Ari dirinya diduga memberikan keterangan palsu untuk mengalihkan pembicaraan kepada awak media tentang sertifikat tahun lalu.

“Bukan saya mas panitia nya,ketua panitia nya di pegang pak andre, saya tidak bisa ngapa-ngapa lagi,coba saja ke tempat dia dan ke tempat pak kepala kampung nya,biasa nya mereka kumpul bareng,”Ujarnya Ari

Sebelum berita ini ditayang kan kepala kampung Sungai Nibung Nengah Sutije belum bisa dikonfirmasi terkait dugaan pungli sertifikat tahun lalu

Diharapkan kepada aparat penegak hukum khusus nya tim Saber pungli kabupaten tulang bawang untuk melakukan Investigasi secara yuridis terhadap Oknum-Oknum Pemerintahan kampung Sungai Nibung yang diduga telah menyalahi aturan yang berlaku,agar di tindak tegas sesuai Peraturan Presiden PP RI NO 87 Tahun 1996 tentang Sapu bersih Pungutan liar, agar memberi efek jera dan pelajaran kepada yang lainnya. (Husen)