oleh

Terlalu Banyak Hutang di Bank, Oknum PNS ini Nekat Curi Sabun Cuci dan Susu di Minimarket

Barang bukti —Kapolsek Wungu, AKP Isnaini Ujianto menunjukkan barang bukti yang dicuri tersangka HB, oknum PNS Madiun di sebuah minimarket di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Beritatrends, Madiun – Terjerat banyak hutang di bank membuat HB (43), seorang oknum PNS di Kota Madiun nekat mencuri susu, sabun dan barang lainnya untuk mencukup kebutuhan hidupnya.

Akibatnya, warga Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo itu ditangkap polisi lantaran tertangkap tangan saat mencuri kebutuhan harian berupa susu dan lainnya di sebuah minimarket di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Minggu (14/3/2021).

“Alasan tersangka mencuri karena banyak hutang di bank sehingga tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari,” ujar Kapolsek Wungu, AKP Isnaini Ujianto yang dikonfirmasi, Senin (15/3/2021).

Isnaini mengatakan tersangka HB ditangkap karyawan dan pemilik minimarket saat mencuri kebutuhan harian berupa sabun, susu dan barang lainnya di minimarket tersebut.

Kasus pencurian yang dilakoni HB bermula saat tersangka masuk kedalam minimarket membawa tas warna krem dan mengenakan helm. Tak hanya itu tersangka juga mengenakan masker agar tidak dikenali wajahnya.
“Setelah masuk ke dalam minimarket, pelaku mengambil barang lalu dimasukan kedalam tas,” jelas Isnaini.

Agar tak ketahuan mencuri, tersangka berpura-pura membayar 12 sachet detergen di kasir minimarket tersebut.
Sialnya, saat hendak menuju kasir, salah seorang minimarket mengetahui aksi pencurian tersangka. Tersangka HB lalu diminta membuka tas dan mengeluarkan isi didalamnya.

“Pelaku sempat menolak permintaan karyawan itu. Lalu keduanya baku rebut tas,” kata Isnaini.

Tersangka yang berhasil merebut tas berisi barang curian lalu mencoba kabur dengan menumpang sepeda motor. Namun setibanya di halaman parkiran, tersangka dihadang pemilik minimarket.

Pelaku akhirnya ditangkap lalu diserahkan ke Polsek Wungu. Dari tangan tersangka polisi menyita beberapa sabun cair pencuci piring, kecap, susu kaleng, deodorant hingga minyak kayu putih.

Total barang yang dicuri nilainya sebesar Rp 497.000.

Terhadap fakta itu, pelaku dijerat dengan pasal 364 KUHP tentang tindak pidana pencurian, dengan ancaman hukuman penjara maksimal tiga bulan.(Mal)

News Feed