oleh

Bimbingan Teknis Program Induksi Guru Pemula Yang Diangkat Sebagai CPNS Kabupaten Landak

Saat pembukaan Bimbingan Teknis Program Induksi Guru Pemula di Aula Dinas Pemdidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak, Selasa (2/3/2021)

 

Beritatrends, Landak – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak, Kalimantan Barat mengadakan Bimbingan Teknis Program Induksi Guru Pemula di Aula Dinas Pemdidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak, Selasa (2/3/2021)

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hery Mulyadi, SH didampingi Sekretaris Buyung S.Pd selama dua hari dari tanggal 2 hingga tanggal 3 Maret 2021.

Jumlah peserta sebanyak 151 orang yang terdiri dari 78 orang Guru lulusan Seleksi Formasi CPNS Tahun 2020 dan 73 Kepala Sekolah dari sekolah yang mendapatkan jatah guru baru dalam 2 gelombang, yang semuanya adalah guru jenjang SD dan SMP. Untuk menduduki jabatan fungsional guru, salah satu syarat diantaranya harus memiliki sertifikat induksi guru pemula.

Mereka dibimbing oleh seorang mentor yaitu pengawas dan Kepala Sekolah agar memiliki kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru profesional sesuai dengan tupoksinya.

Sebagai Narasumber kegiatan ini adalah, Guru, Kepala Sekolah atau Pengawas yang sudah bersertifikat sebagai Pelatih Program Induksi Guru Pemula (PIGP) beliau adalah Tan Agustri, S.Pd, M.Pd dari Pengawas SMA Kabupaten Landak dan Yakobus, S. Pd, MM dari Kepala SMA 1 Menjalin.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak mengatakan, mari bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Landak. Jika nanti Bapak/Ibu Guru telah menyelesaikan program ini dan memperoleh nilai minimal kategori baik maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak akan menerbitkan sertifikat yang nantinya akan menjadi salah satu syarat pengangkatan dalam jabatan fungsional guru.

“Perlu Kami sampaikan kepada Bapak/Ibu guru yang CPNS ini harus disyukuri, proses Bapak/Ibu Guru semua  dari proses seleksi CPNS yang baru lulus. Bagaimana cara bersyukur, maka harus melaksanakan suatu tanggungjawab dengan rasa penuh tanggungjawab. Keberhasilan suatu pendidikan menjadi tugas Kita para insan pendidik. Masih banyak rekan-rekan Kita belum beruntung/berhasil. Oleh karena itu, Bapak/Ibu yang sudah terpilih jadi CPNS melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Perlu Kami ingatkan juga Bapak/Ibu yang CPNS ini jangan sampai melakukan deviasi atau kesalahan. Biarpun jadi PNS harapan Kami juga jangan melakukan kesalahan, tetapi dalam CPNS itu mudah sekali diproses sanksinya,”ucap Hery.

Selanjutnya Bapak Kepala Dinas dan Kebudayaan berpesan kepada peserta terkait dengan kegiatan ini, yang pertama ikuti kegiatan Bimbingan Teknis ini dengan baik dan bersemangat. Yang kedua mematuhi dan ikuti petunjuk pembimbing Kepala Sekolah/pengawas dalam rangka pembimbingan sesuai regulasi yang ada.

“Sehingga kelak akan menjadi guru atau pendidik yang profesional. Dan loyalitas untuk Bapak/ibu guru untuk tetap di jaga. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berharap dan menantikan Bapak/ibu guru lewat program induksi ini bisa bisa lebih mewarnai dunia pendidikan di kabupaten Landak,”ungkap Hery Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Landak.

Memenuhi amanat Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2010 tentang Program Induksi Bagi Guru Pemula, yaitu program bagi Guru CPNS yang harus dilaksanakan dengan tujuan untuk membimbing Guru Pemula sehingga dapat beradaptasi dengan iklim kerja dan budaya pada sekolah/madrasah serta melaksanakan pekerjaannya sebagai guru profesional.

Mengikuti Program Induksi Guru Pemula ini merupakan salah satu syarat untuk pengangkatan pertama kali dalam jabatan Fungsional Guru. Dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Pendidikan berkewajiban memberikan bimbingan teknis dalam pelaksanaan program ini.

“Tujuan dari Bimbingan Teknis Program Induksi Guru Pemula ini adalah memberikan bekal teknis yang terkait dengan pelaksanaan Program Induksi Guru Pemula disekolah masing-masing nantinya. Sehingga para guru Pemula atau CPNS mendapatkan gambaran secara teknis apa yang akan dilakukan dan apa yang harus dilakukan serta mendapatkan hasil maksimal,”pungkas Hery.(Dominikus Tolek)

 

News Feed