oleh

Kemarau Baru 2 Bulan Desa Karangan Mengalami Kekeringan, Bupati Landak Mohon Bantuan Air Bersih

Terperangkap air Keruh, Kemarau tanpa PDAM, Kondisi Sungai Mempawah Hulu hari ini dan Saat masyarakat mengambil air di Sedotan pompa sumur bor, Minggu (28/02/2021)

Beritatrends, Landak – Pemandangan yang memprihatnkan melihat warga  yang berbondong mengantri  air sedotan pompa, dan membawa tumpukan pakaian, di Dusun karya Jaya, Desa Karangan, Minggu (28/02/2021)

Kebutuhan utama masyarakat salah satunya adalah air untuk kebutuhan mandi,  mencuci, memasak dan air minum, serta kebutuhan pengairan pertanian.

Sesuai  hakekat kehidupan, hal ini sangat terasa menyulitkan masyarakat  dalam mendapatkannya di musim kemarau tahun 2021 ini, yang sudah satu bulan lebih, semua sumur, kolam dan sumber  mata air, terkhusus beberapa titik sudah benar- benar kering. Salah satunya di Dusun Suka Maju dan Karya Jaya, sangat kesulita.

Din seorang pekerja warung minuman mengatakan, sudah satu minggu terahir, hanya beberapa sumur bor yang masih ada airnya, termasuk punya kami.

“Itu sebagian warga ngambil antri ke disumur kami, tanpa kita tarik tarif, demi tetangga dan demi kemanusiaan,”kata Din sambil menunjuk seorang warga bawa jirigen berisi air.

Senada yang dikeluhkan  Mbok, kita sangat sulit kebutuhan untuk MCK, apa lagi saat ini kita tidak bisa gunakan air mempawah hulu, sungai besar satu – satunya, itu dulu bisa di gunakan untuk MCK, ini hari sudah keruh kental, sangat menyengsarakan kami.Mohon kepada para pengambil kebijakan agar merespon masalah ini, ini keperluan dasar.

“Kalau tidak bisa menertibkan sumber penyebab keruhnya sungai, bolehlah dibagi air bersih. Kami sangat butuh air bersih,”kata Mbok sambil menunjukan tumpukan pakaian yang sudah berhari hari tidak di cuci.

Di minta tangapannya melalui telpon Kepala Desa Karangan Roslan Haris mengatakan, sangat prihatin dengan musibah kekeringan yang berdampak terhadap  kesulitan MCK di masyarakatnya.

“Saya prihatin , hanya saja, kami tidak punya anggaran khusus dalam menanggulangi tastis musibah dampak kekurangan air ini, hanya saja kalau pihak terkait ada ranahnya, mohonlah bantu warga saya, sebab saat inipun sungai yang merupakan alternatif, sangat  kotor, tidak bisa di gunakan,”pungkas Roslan Haris. (Dominikus Tolek)

News Feed