oleh

Material Proyek Menumpuk di Badan Jalan : Membahayakan Pengguna Jalan

material yang menggunakan badan jalan

Beritatrends, Bengkayang – Pembuatan Berem Jalan penghubung antar Negara dari Bengkayang menuju Jagoi Babang ditepatnya Dusun Jelatang Desa Jasape , Kecamatan Sanggau Ledo. Namun materi yang digunakan sangat berbahaya bagi pengguna jalan, karena mengambil sebagian  badan jalan yang digunakan untuk material itu.

Seperti yang dikeluhkan pengguna jalan di Dusun Jelatang Desa Jasape, Stepanus mengatakan, pembuatan pelebaran jalan di Dusun Jelatang Desa Jasape sangat bermanfaat untuk masyarakat. Namun yang perlu diperhatikan saat proses pembuatan. Karena bahan yang digunakan menganggu pengguna jalan.

“Materialnya bangunan tersebut di pinggir jalan hingga ke badan jalan. Banyak yang mengeluhkan termasuk saya sendiri, ”kata Stepanus.

Dia menyampaikan, tumpukan bahan yang digunakan untuk pembuatan pelebaran jalan yang cukup mengganggu yang melalui jalan tersebut. Sebab, di sisi kanan-kirinya dipenuhi pasir / sirtu. Belum lagi, rambu-rambu pengingat bagi pengguna terkadang sangat dekat dipasang, sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan lalu-lintas bila tidak hati-hati.

Menurutnya, bahan yang berada di badan jalan sangat berbahaya ketika malam hari. Karena penerangan lampu jalan terkadang tidak ada. Rambu yang dipasang kadang tidak terlihat. Bahkan, ada pengguna kendaraan yang tidak memiliki lampu kendaraan.

“Jika bisa jangan simpan materi di badan jalan. Cari tempat yang lebih bagus, ”ujarnya.

Dikatakan, Stepanus bahwa proyek pembangunan lebaran jalan yang menumpuk di tepi, sangat mengganggu pengguna jalan. Khususnya pengendara roda dua. Sebab hampir setengah badan jalan tumpukan bahan material tersebut.

“Tumpukan material bangunan di badan jalan mengganggu aktivitas,” kata Stepanus.

Lanjut dia, bahan tersebut sangat berbahaya, terutama jika terjadi hujan. Karena kerikil dan pasir yang ada semakin berserakan di badan jalan. Untuk itu, membuatnya harus hati-hati saat menjalankan di jalan tersebut.

Menurutnya material yang berserakan bukan hanya kali ini, namun sering terjadi. Tiap kali ada pembangunan pelebaran jalan/Brojong. Pasti material akan menumpuk di tepi jalan. Hal ini sangat dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakaan, terutama keadaan jalan yang sempit akibat tumpukan material. “Harus berhati-hati, terutama yang sering membawa kendaraan dengan kecepatan tinggi,” pesan Stepanus. (injil).

News Feed