oleh

Densus 88 Polri Tangkap Terduga Teroris di Mojokerto

Salah satu kamar kos di dusun Jabon,desa Jabon Kec.Mojoanyar tempat kos terduga teroris yang diamankan Polisi(Ft:susilo/beritatrends)

Beritatrends, Mojokerto – Seorang terduga teroris diamankan tim Densus 88 anti teror Polda Jatim di dusun Jabon,desa Jabon Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto Jawa Timur,Jum’at(26/2/2021).

Penangkapan seorang Pria diduga terlibat jaringan teroris di sebuah rumah kos,sempat membuat warga sekitar terkejut,karena warga tidak menyangka bahwa tempat kos yang berdekatan dengan tempat pijat refleksi untuk mata ada seorang yang diduga jadi teroris.

Kronologi penangkapan menunurut cerita Kepala dusun Jabon Nursalam(48)saat dikonfirmasi wartawan menceritakan,bahwa terduga teroris yang akrap di panggil musa,ditangkap oleh tim Densus 88,saat Dia(terduga teroris)mau berangkat menunaikan Salat Jum’at kemasjid Setempat.

“Dia tadi ditangkap polisi saat berada dipertigaan dusun Jabon saat mau kemasjid,”jelas Nursalam.

Lebih lanjut Nursalam mengatakan, dirinya sehabis jum’atan sekira pukul 12:30 siang dirinya ditelpon oleh polisi,diajak untuk menyaksikan penggeledahan di salah satu kamar kos di Dusun Jabon.

“Saya disuruh untuk menjadi saksi pengambilan barang bukti, hanya sifatnya sebagai saksi saja,” katanya.

Nursalam menerangkan, beberapa barang bukti yang berhasil diamankan petugas dari Densus 88 antara lain;1 buah Labtop,1buah Handpon,kartu ATM dan keybord labtop.

Menurut Kepala dusun Jabon,Ia pun tidak mengetahui pasti identitasnya, lantaran pada saat dimintai kartu identitas diri selalu berkelit,dengan alasan besok dan besok.Menurut Nursalam belum perna ketemu orang yang diduga teroris tersebut sampai saat terduga ditangkap Polisi.

“Sesuai ketentuan dimintai idetitas itu dia janji besuk,minggu lusa,dan seterusnya, sampai belum satu bulan ini kemudian diangkap,”jelasnya.

Sementara itu, Dimas Gravila(30), tetangga kamar kos terduga teroris tersebut menuturkan, selain aktitifitas sholat dan ke kamar mandi, ada dirinya sering melihat jika terduga teroris ikut jual barang secara online disebelah kamar kosnya,dan terduga teroris tersebut sering menutup pagar rumah kos lebih awal.

“Biasanya pagar tutupnya jam 12 malam, tapi sama dia jam 8 sudah ditutup,”terang Dimas.

Menurut Dimas, ciri-ciri pria tersebut. “Tinggi sekitar 160 cm umur sekitar 40 tahun dan sedikit berjenggot,”katanya.

Setelah terduga diamankan Polisi,tiba-tiba sekira pukul 15.30 WIB nampak seorang laki laki mengendarai motor metik dengan mengenakan ransel dan jaket masuk ke kamar kos yang ditempati terduga teroris tersebut.

Karena curiga petugas yang masih berada di TKP langsung mengamankan pria yang diduga teman dari pria yang ditangkap sebelumnya.

Guna kepentingan penyelidikan pria yang mengaku teman satu kamar dengan terduga teroris tersebut di bawah petugas Polisi dan TNI ke kantor polisi setempat,dan sampai berita ini naik belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian.(sus)

News Feed