oleh

Rumah Roboh Di Sampang, Akibat Angin Kencang

TKSK Kecamatan Banyuates Roni Salaki saat meninjau lokasi rumah roboh di Desa Nepa Kecamatan Banyuates

Beritatrends, Sampang – Rumah milik Ruspandi (42) di Dusun Nepa Desa Nepa Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang Madura roboh akaibat di terjang angin kencang, kemarin, Rabu (24/2/2021).

Roni Salaki, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Banyuates mengatakan telah terjadi Rumah roboh kena angin di Dusun Nepa Desa Nepa Kecamatan Banyuates Atas nama pemilik saudara Ruspandi.

Sekitar pukul 16.30 Wib wilayah Kecamatan Banyuates cuaca mendung di sertai angin kencang dan telah terjadi rumah roboh di Desa Nepa rumah milik Ruspandi atau Bapak Iyek umur (42) roboh kena angin,

Menurut saksi mata yakni ibunya Surina (67) menuturkan waktu kejadian angin agak kencang dan tiba tiba terdengar suara benda roboh setelah di cek ternyata rumah anaknya roboh, rumah tersebut bersebelahan dengan rumah saudaranya yang merantau. Kondisi rumah memang sudah tua dan lapuk sehingga tidak kuat menahan terpaan angin kencang, kata Roni kepada Beritatrends. Kamis (25/2/2021).

Selanjutnya Roni menjelaskan tidak ada korban jiwa. Kerugian Materiil teras rumah ambrol beserta rumah induk atap ambrol karena kondisi rumah sudah lapuk dan perabotan rumah tangga, kerugian di taksir sekitar Rp.40.000.000.

” Tidak ada korban jiwa dan kerugian di taksir sekitar 40 juta rupiah,” jelasnya.

Langkah – langkah yang dilakukan sebagai TKSK adalah :

  • 1. Melaksanakan pemantauan dan puldata diwilayah terjadinya Rumah yang roboh dengan libatkan pemdes desa nepa.
  • 2. Melaksankan koordinasi Instansi terkait dengan adanya rumah yang roboh.
  • 3. Melaporkan kesempatan pertama kepada,Bapak Camat Banyuates, Muspika dan tim Kabupaten seperti    BPBD dan Dinsos Kabupaten Sampang.
  • 4. Monitoring perkembangan situasi akibat terjadinya rumah roboh
  • 5.Melakukan evakuasi pemilik rumah kepada family yang terdekat
  • 6.Pembersihan pusing runtuhan rumah oleh keluarga.

” Sementara ini yang terlibat dalam kejadian tersebut adalah Pemdes Desa Nepa, Tim muspika danTKSK serta masyarakat sekitar lokasi,” pungkas. Roni, (Me2T).

News Feed