oleh

PR Bupati Bengkayang  : Akses Jalan di Dusun Melabo, Desa Setia Budi – Bengkayang Sangat Memprihatinkan

kondisi jalan menuju Dusun Melabo yang meprehatinkan

 

Beritatrends, Bengkayang – Pemirsa, pada hakekatnya  hak atas pembangunan di segala bidang  adalah hak asasi manusia  tidak bisa di cabut, setiap orang  memiliki  hak untuk berpartisipasi  dan berkontribusi  dalam  pemanfaatan terhadap pembangunan ekonomi, sosial,kultural,dan politik,

Hal tersebut  belum bisa dinikmati oleh warga Dusun Melabo, Desa Setia Budi, Kecamatan Bengkayang Kota, Kabupaten Bengkayang, termasuk salah satu Dusun terisolir, sangat tidak pantas di usia Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75, apalagi wilayah ini masih kawasan penyangga kota Bengkayang.

Keadaan jalan berlumpur yang merupakan jalan aset kabupaten , dari Simpang Malosa sekitar belasan kilo meter, kalau dari sebalo pusat Desa  sekitar 6 kilo meter , selain  jalan, jembatan, air kebutuhan masyarakat, PLN, serta  perumahan warga yang masih banyak belum layak huni.

Itu semua berawal dari infrastruktur dasar yang buruk, berdampak pada pendapatan  masyarakat, bayangkan saja, untuk menjual hasil pertaniannya , untuk menjangkau Kota Bengkayang sampai harus berbiaya tinggi, 1 kilo gram diongkoskan Rp. 1.200 sampai Rp. 1.400.

Kalau  Jagung  harga Rp. 4500/kg di kota bengkayang , mereka hanya  menerima Rp.3.100, padahal kalau animo bertani , luar biasa , warga Melabo penghasil Jagung, Kemiri, padi gunung, serta sahang.

Berbicara tentang air bersih, saat penghujan masih lumayan, ada tandon penampung air, tapi kalau kemarau, masyarakat ambil air di bawah jurang , mengunakan jirigen , sangat memprihatinkan

Tabrani Kepala desa Setia budi mengatakan,  sangat sedih dan terbebani, pihknya berharap kepada seluruh pemangku kebijakan, memohon dengan hormat , tanpa menjatuhkan dan menjelekan,  agar di respon lah keluhan ini, karena semuanya sudah berulang kali di masukkan di Pengajuan Musrembang namun tak kunjung terealisasi, Sampai kapan hal ini harus  metunggu.

Ditempat yang berbeda salah satu warga Melabo Jono mengatakan,  sangat berharap  Jembatan gantung ini di ganti, agar bisa di lewati kendaraan roda empat,  perkerasan jalan sampai ke dusun Melabo dan kampung Sentalang, agar  pendapatan warga bertambah, serta kemudahan bagi angkutan  barang, infrastruktur bagus masyarakat makmur, itu harapan kami. (Dominikus Tolek)

News Feed