oleh

 1 Tahun Seorang Bayi Ditinggal Ibunya di Malaysia : Telah Dipulangkan ke Pihak Keluarga di Indonesia

KJRI Kucing memulangkan bayi ke Kabupaten Landak melalui PLBN Entikong

Beritatrends, Landak – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Landak menerima penyerahan bayi dari Konsulat jenderal Republik Indonesia (KJRI) melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong Kalimantan Barat.

Data yang di himpun media ini bayi tersebut ditinggalkan ibunya selama 1 tahun di Sarawak Malaysia, saat itu Ibu dari bayi tersebut merupakan seorang WNI/PMI warga Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Kalbar yang bekerja di Bintulu, Sarawak.

Pihak KJRI menceritakan bahwa Bayi yang diberinama Effa, lahir di salah satu kedai pada tanggal 27 Januari 2020 yang lalu, oleh ibunya kemudian ditinggalkan di tangga kedai bangunan, akhirnya ditemukan oleh pemilik kedai, selanjtnya pemilik kedai melaporkan pihak kepolisian setempat.

Pihak kepolisian melakukan penyelidikan,  Ibu Effa  ditangkap pihak kepolisian karena tuduhan membuang bayi selanjutnya menjalani hukuman penjara.

Bayi Effa dirawat dibawah penjagaan Jabatan Kebajikan Bintulu untuk sementara waktu sampai putusan pihak mahkamah untuk dihantar pulang ke Indonesia.

Kemudian Ibunda Effa dideportasi oleh Jabatan Imigresen Bekenu pada sekitar bulan Mei 2020, tanpa memberitahukan kepada pihak KJRI Kuching bahwa ada anaknya yang masih dalam jagaan Jabatan Kebajikan Bintulu.

Pihak Jabatan Kebajikan Bintulu baru melaporkan kepada KJRI Kuching terkait kasus tersebut pada bulan Juni, setelah ibunya berada di Indonesia.

Setelah proses penjagaan selesai di bawah perintah Mahkamah Bintulu,  pihak Jabatan Kebajikan Bintulu memberitahukan bahwa bayi Effa akan diserahkan kepada KJRi Kuching di Mahkamah Bintulu.

Pada tanggal 17 Februari 2021 KJRI Kuching  menerima penyerahan bayi Effa Carlisa di Mahkamah Bintulu. Selanjutnya bayi Effa Carlisa dibawa ke KJRI Kuching untuk proses pemulangan.

Nani Yonny selaku Ketua DWP KJRI Kuching, langsung mengantar proses pemulangan mengatakan, bahwa pemulangan berjalan lancar sampai PLBN Entikong.

“Sepanjang perjalanan bayi Effa saya gendong, dia terlohat riang gembira dalam proses penyerahan mengikuti proses penyerahan,”ucap Nani Yonny.

Bayi Effa pun langsung diserahkan kepada pihak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana  Kabupaten Landak yang diwakili Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Suswanti di zona netral PLBN Entikong.

Proses penyerahan disaksikan oleh Satgas Pemulangan PMI dan selanjutnya pihak Dinsos Landak menyerahkan bayi Effa kepada keluarganya.

Suswanti Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, mengucapkan terima kasih kepada KJRI Kuching yang telah membantu proses pemulangan bayi Effa tersebut.

“Tentunya kami dari Dinsos Landak atas nama pemerintah Kabupaten Landak mengucapkan terima kasih atas segala bentuk bantuan dalam proses pemulangan ini,”ucapnya.

Lanjutnya, bahwa bayi Effa tersebut langsung di antarkan ke pihak keluarganya di Kecamatan Menyuke.

“Bayi Effa telah kami serakan kepada pihak keluarga dalam keadaan sehat dan diterima langsung oleh pihak keluargannya,”pungkasnya.(Dominikus Tolek)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed