oleh

GMMC Magetan Audiensi Dengan Pemkab Magetan

Personil Gabungan LSM Magetan

Beritatrends, Magetan – Audiensi Gabungan LSM Magetan yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat melawan Covid-19 (GMMC) bertempat di ruang jamuan Pendopo Surya Graha Jalan basuki Rahmad Selatan No 1 Magetan, Kamis (18 Februari 2021)

Bupati Magetan Dr. Drs Suprawoto, SH, M.Si mengatakan, Pandemik ini nanti jika sampai tanggal 11 Maret 2021 di Magetan sudah berjalan 1 tahun wabah ini.

“Saya yakin semua lelah briokrasi lelah masyrakata lelah jika kita tidak ada perubahan, saya akan menjadi emosi kepada diri sendiri,”ucap Bupati Suprawoto.

Beni Ardi Direktur LSM Magetan Center mengatakan, kami membentuk GMMC (Gerakan Masyarakat melawan covid-19) untuk membantu mengamati perkembangan dalam rangka penangan covid-19.

“Disini saya juga mau bertanya jika ada pasien di desa sakit di Rumah Sakit dilakukan perawat dan dinyatakan positif berdsasrkan keterangan dokter positif, kenapa langsung dikembalikan ke Desa.

Supriyanto Ketua LSM Lira Magetan, mengatakan, terkait penggunakan sirene diambulance jangan dinyalakan karena berdampak pada pasikologi masyarakat yang terdampak.

Dan ada kasus di Puskesmas Lembeyan, ada penlokan kasus melahirkan yang disuruh pulang, untuk puskesmas Kawedanan juga menolak pasien yang mengalamai sakit gigi. Hal ini kurangnya sosialisasi ditingkat bahwa

Rudi Setiawan atau Rudi Gosong Sekjen LE Swastika mengatakan,  jika dalam situasi dalam penanganan Covid -19, belum sampainya program penangan covid-19 ditingkat bahwa, sehingga munculnya pemikiran yang negatif di masyarakat.

“Jadi setiap program perlunya disosialisasikan sampai tingkat RT dalam bentuk papan pengumanan atau yang lain,”ucap Rudi.

Widia Astuti perwakilan Pokdarwis mengatakan, bahwa melihat situasi covid saat ini mungkin menajdi titik klmikasnya dan sudah dilakukan vaksinasi, bagiaman pemuliahan program ekonomi bagi pelaku bisnis saat ini UMKM dan Swasta ,kami ingin petunjuk pemulihan ekonomi khusus bagi masyarakat Magetan.

Jumali Relawan 24 Jam mengatakan, bagaimana hasil evaluasi penanganan tahun kemarin dan bagaimana langkah-langkah yang diambil untuk tahun ini mengingat covid masih berkembang

Jawaban pertanyan tersebut diatas :

  1. Terkait masalah sirene untuk suara sirene sudah diatur dalam 4 macama untuk pertama pasien biasa, mejemput pasien, suara membawa jenazah, dan gawat darurat emang itu sudah protapnya dan diatur dalam UU.
  2. Untuk terkait kenapa dilakukan isolasi mandiri dirumah, karena kita tidak ada pengetuhuan dari awal tentang pengetahuan tentang virus ini berhubung dengan berjalanya waktu, pasien yang dilakukan isolasi dirumah lebih bisa menjaga imun dan kondisi tubuh.
  3. Waktu itu sosialsi dirumah ada pasien di desa Temboro Masuk di Rumah Sakit Sayidiman setelah dirawat di RS pasien tersebut stres dan mogok makan kemudian usul saya untuk isoalsi di rumah dan saya mengusulkan untuk mengek rumahnya apakalah layak apa tidak setelah belum ada seminggu lebih dinyatakan negatif Covid-19.
  4. Di Kabupaten Magetan sudah baik dari sisi terakit tracking karena Magetan sudah memiliki alat PCR 3 Unit, untuk testing/ lacak kita sudah sangat baik

Untuk terkait PPKM Mikro sudah sangat baik selama seminggu tetapi angka positif masih terus naik dan penuluran masih tinggi.

RSUD dr Sayidiman Magetan sudah terdapat ruang operasi khusus covid-19 dan satu – satunya di Karesidenan Madiun.

Tentang Puaskesmas Lembeyan kita bekerja sesuai ketentuan, seperti Puskesmas Kawedanan selama sakit gigi SOP tindakan tidak boleh dilakasanakan di Puskesmas, karena harus dilakukan di RS.

Untuk ibu hamil dalam periode ketika RS ditutup dalam persalin bukan Puskesmas tidak melayani karena ibu hamil dilakukan Swab jika tidak ada gejala isolasi sendiri dirumah.

PPKM ini tinggal bebarapa saat lagi kami diperintahakan pimpinan pada tanggal 21Februari 2021 hari Minggu akan dilaksanakan 24 Jam Bermakser agar memberikan dukungan masyarakat ditingktat RT program ini menjadi penting untuk memutus rantai penuluran covid-19.

Audensi dihadiri Bupati Magetan Dr. Drs Suprawoto, SH, M.Si, Sekda Magetan Ir. Hergunadi, MT, Komandan Kodim 0804 Magetan Letkol Inf Ismulyono Triwidodo, SIP , Wakpolres Magetan Kompol Dadang Kurnia , SH. MH,  dr. Hari Widodo Kepala Dinkes, Kepala BPBD Magetan Ari Budi, Chanif Tri Wahyudi Kepala Satpol PP Magetan, Asisten Pem. & Kesra Venly Tomi Nicolas dan Perwakilan Gabungan LSM yang tergambung dalam GMMC sebanyak 15 orang (Hari Setyobudi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed