oleh

Satnarkoba Polres Siantar Berhasil Meringkus Empat orang Pelaku Narkoba Dari Dua Tempat

Sehari Dijabat Kasat Narkoba Yang Baru : 4 penyalahguna Narkoba Digulung

Beritatrends, Pematangsiantar – Polres pematangsiantar melalui Satresnarkoba terus memburu para pelaku Narkoba diwilayah hukumnya.

KasatNarkoba AKP Kristo Tamba yang baru beberapa hari disertijab dari pejabat lama AKP David sinaga, sudah langsung melakukan aksi nyata dalam memberantas penyalahgunaan Narkoba.

Terbukti pada Kamis, (11/02/21) Tim satnarkoba Polres Pematangsiantar telah mangamankan empat orang penyalahguna narkoba jenis sabu dari dua tempat dan waktu yang berbeda.

Informasi yang diterima dari Kapolres pematangsiantar AKBP Boy SB siregar melalui Kasubaghumas polres pematangsiantar Iptu Rusdy Ahya, Jumat(12/02/21) mengatakan.

“Awalnya, Kamis, (11/02/21)sekira pukul 15:30 WIB, Personil Satnarkoba polres pematangsiantar mendapat informasi dari masyarakat yang mengatakan bahwa didalam salah satu rumah yang berada di jalan perak, kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara, Ada orang yang sedang memakai narkoba”.

Mendapat informasi tersebut, Personil satnarkoba bergerak ke alamat yang di informasikan melakukan penyelidikan

“Setibanya dilokasi, Personil Satnarkoba menemukan rumah yang di curigai dan sesuai dengan informasi dari masyarakat.”

Kemudian, Personil Masuk kedalam rumah melalui pintu depan rumah dan melihat didalam ruangan kamar ada dua orang laki laki dan langsung dilakukan penangkapan,Kemudian diketahui kedua pria tersebut masing-masing bernama, Alamsyah(34) Warga jalan perak, kelurahan baru dan Yudi(23) Warga jalan mojopahit kelurahan baru kecamatan siantar utara.

Masih dengan rusdy,” Setelah dilakukan penggledahan,petugas menemukan1 buah mancis lengkap dengan jarum sumbu dari atas karpet ruangan kamar, kemudian dari dalam kamar mandi yang berada dalam ruangan kamar tepatnya didalam lubang pembuangan air kamar mandi ditemukan 1 paket Narkoba yang diduga jenis sabu dengan berat bruto0, 25 gram dan 1 buah pipa kaca.”ungkap Iptu rusdy

Kemudian tambannya”ketika personil memperlihatkan Narkoba jenis sabu yang ditemukan,Keduanya mengakui bahwa barang haram tersebut adalah milik mereka yang di beli secara patungan.

Selanjutnya,tersangka dan seluruh barang bukti di bawa ke kantor Satnarkoba untuk pengembangan dan penyidikan.

Kemudian dihari yang sama Sekira pukul 19:30 WIB Personil Satnarkoba Polres Pematangsiantar kembali menerima informasi dari masyarakat, bahwa di sebuah rumah yang berada dijalan siak kelurahan Martoba kecamatan siantar utara Kerap dijadikan menjadi tempat transaksi Narkoba jenis sabu.

Tidak ingin kehilangan, personil satnarkoba polres pematangsiantar yang menerima informasi langsung bergerak cepat kelokasi yang di informasikan dan setibanya personil menemukan rumah yang di curigai sesuai informasi.

Pada saat berada didepan rumah yang dicurigai, Personil Satnarkoba melihat dua orang pria berlari kearah dapur rumah tersebut.

Melihat hal mrncurigakan tersebut, personil satnarkoba melakukan pengejaran dan berhasil menangkap satu orang didapur rumah bernama Satria (36) warga jalan siak, sedangkan satu orang lagi bernama Maen (53) Warga jalan siak, berhasil ditangkap dari luar dapur tembok belakang rumah.

Kemudian, Dari kantong celana depan sebelah kanan Maen (53) ditemukan uang sebanyak RP 50.000, dari kantong celana depan sebelah kiri ditemukan 1 unit Handphone dan dari dalam parit penangkapannya ditemukan 1 buah kotak rokok sampoerna yang berisi 1 buah plastik klip berisi 1 paket narkoba jenis sabu, 1 buah plastik klip berisi 4 paket narkoba jenis sabu dengan berat bruto 6,97 Gram dan 1 buah plastik klip kosong.

Tidak hanya itu, dari ruang dapur tepatnya diatas Drum ditemukan 1 buah bong terbuat dari botol plastik, dari rak kain di ruangan dapur ditemukan 1 buah gulungan plastik biru berisi 1 buah pipa kaca bekas bakar sabu, 1 buah kompeng karet dan 3 buah potongan pipet” Jelas Iptu Rusdy Ahya.

Selanjutnya,Tersangka dan Seluruh barang bukti yang dikumpulkan di gelandang kekantor satnarkoba polres pematangsiantar untuk dilakukan pengembagan dan penyidikan guna proses hukum lebih lanjut.”tutup Rusdy(Galung/LD)

News Feed