oleh

Magetan Persiapkan PPKM Mikro

 

 Rapat Bupati di Ruang Jamuan Pendopo Surya Graha, Magetan.

Beritatrends, Magetan – Kabupaten Magetan telah melaksanakan rapat evaluasi penanganan Covid-19 sekaligus pelaksanaan intruksi Mendagri No.3 Tahun 2021 Tentang PPKM Berbasis Mikro, Senin (8/2/2021).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Magetan Suprawoto tersebut di gelar di Ruang Jamuan Pendopo Surya Graha, Magetan, diikuti oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Magetan bersama dinas terkait.

Saat ini data dari Satgas Covid-19 Kabupaten Magetan, per tanggal 7 Februari 2021 rata-rata jumlah kematian akibat Covid-19 di wilayah Kabupaten Magetan mencapai 7,2 % (Masih di atas angka kematian nasional).

Dan diperkirakan kasus konfirmasi positif Covid-19 pada bulan februari 2021 akan masih terus meningkat dengan rata-rata 20 kasus setiap harinya.

Dan pada Maret diprediksi baru akan menurun dengan catatan pemeriksaan test swab secara konsisten.

Suprawoto Bupati Magetan menyampaikan, terkait implementasi dari Intruksi Mendagri No.3 Tahun 2021 Tentang PPKM Berbasis Mikro diharapkan sesuai dengan standart dengan berfokus pada lingkup rumah tangga dan RT. Menurutnya PPKM berbasis mikro kali ini lebih kependekatan manusiawi.

“Keputusan apakah Kabupaten Magetan masuk PPKM mikro zona merah atau orange akan menunggu pemberitahuan dari Gubenur Jawa Timur,” terang Suprawoto, Senin (8/2).

Bupati Suprawoto meminta adanya skenario jika Magetan masuk zona merah. Di mana semua desa menerapkan PPKM skala mikro.

“Yang nantinya Kabupaten Magetan akan memberikan reward pada desa zona hijau,” ungkapnya.

Pencegahan, penanganan, pendanaan, dan pendukung indikator yang digunakan untuk penentuan zona adalah, jika lebih dari 10 rumah positif (zona merah), 5 sampai 10 rumah positif (zona orange), 1 sampai 5 rumah positif (zona kuning), hijau tidak terkonfirmasi rumah yang positif. (Efa/WW)

News Feed