oleh

Pak Kapolres Bengkayang Lapor : Kendaraan Knalpot Recing/Brong Sangat Mengganggu Mohon Tertibkan

Hiumbauan larangan Knalpot Brong terkena hukuman pidana yakni kurungan paling lama satu bulan atau denda maksimal Rp 250.00, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang No 22 Tahun 2002 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Beritatrends, Bengkayang Kalbar – Warga Jalan raya Sanggau Ledo Rangkang, Kecamatan Bengkayang Kabupaten Bengkayang, meminta kepada aparat Kepolisian untuk menertibkan knalpot racing, karena bunyinya yang sangat meresahkan masyarakat di siang maupun di malam hari.

Berdasarkan peraturan menteri negara lingkungan hidup No. 7 tahun 2009 tentang Ambang Batas kebisingan kendaraan bermotor tipe L (roda dua) yang ber CC kurang dari 175 CC standar kebisingannya 80 desibel. Sedangkan bagi motor yang lebih dari 175 CC standar kebisingan 83 desibel. Peraturan tersebut berlaku sejak 1 juli 2013

Jepri salah satu warga mengatakan, saya berharap kepada pihak Polres Bengkayang harus segera tertibkan knalpot racing yang sangat meresahkan. Setiap waktu istirahat, apalagi saat ibadah  Sholat Magrib, ini sangat menggagu. Sebab rumah kami tinggal memang tidak jauh dari jalan raya

“Ini seharusnya ada tindakan nyata dari pihak yang berwenang agar segera melakukan penertiban sebab hal ini sudah membuat keresahan dan jangan sampai kami sebagai warga nanti yang akan bertindak terhadap para pengguna knalpot racing tersebut,” terang Jepri Minggu (7/2/2021).

Perlu di ketahui, menggunakan knalpot bukan standar pabrikan bisa terkena hukuman pidana yakni kurungan paling lama satu bulan atau denda maksimal Rp 250.00, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang No 22 Tahun 2002 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.(Injil)

 

News Feed