oleh

Forkopimda Jawa Timur Cek KTS Di Madiun Jawa Timur

 

Beritatrends, Madiun – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur. Melakukan pengecekan Kapung Tangguh Semeru (KTS) di Desa Ngale Kec. Pilangkenceng Kabupaten Madiun, Minggu 7JFebruari 2021.

Dalam kunjungan kerja kali ini Hadir Gubenur Jawa Timur Khofifah Idar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, Bupati Madiun Ahmad Dawami R S. Kapolres Madiun AKBP Bagoes Wibisono dan Komandan Kodim 0803 Madiun Letkol Inf Edwin juga Danrem 081 Dhirotsaha Jaya Kolonel Inf Waris Ari Nugroho. Beserta pejabat utama baik Polda, Pemprov maupun Kodam.

Maksud dan tujuan kedatangan mereka di Kabupaten Madiun, guna mengecek kesiapan Kampung Tangguh Semeru. Supaya KTS benar – benar dijalankan sesuai prokes, guna menekan angka penyebaran cocid-19 supaya tidak meluas di Jawa Timur.

Khofifah beserta rombongan langsung mengecek kesiapan KTS di Balai Desa Ngale. Diantarany posko kesehatan, posko ketahanan pangan, posko ketertiban dan dapur umum.

Kegiatan ini menindak lanjuti intruksi Pemerintah Pusat, Kemendagri Nomor 3 tahun 2021. Terkait dengan PPKM besekala mikro yang mirip dengan KTS.

Gubenur mengatakan, Jatim sudah memulai dengan kampung tangguh semerunya. Yang tersebar di wilayah jatim, lebih dari 3.100 KTS yang dipimpin oleh Kapaolda Jatim bersama masyarakat,” terang Khofifah.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta ditempat terpisah, usai mengunjungi Kampung Tangguh Semeru. Polri terutama Polda Jatim sangat mendukung Surat Edaran Mendagri terkait dengan PPKM berskala mikro.

“Terkait PPKM berskala mikro yang akan dilaksanakan mulai tanggal 9 Februari 2021 mendatang, Kapolda bersama Pangdam sangat mendukung dan akan menindak lanjutinya,” terang Kapolda Jatim.

Kapolda Jatim juga mengapresiasi penerapan Kampung Tangguh Semeru di Desa Ngale ini sangat baik. dimana ada tempat karantina untuk pria dan wanita, serta adanya lumbung pangan dan juga benih ikan.

Selain itu, di KTS ini juga sudah terbentuk satu sistem yang baik, dimana akses masuk desa menggunakan satu pintu atau “one gate system”.

Setiap ada pendatang luar daerah dilakukan pendataan, serta dilakukan pemeriksaan kesehatan,serta sudah membentuk (WA) grup yang nantinya dipergunakan untuk dilakukan komunikasi serta koordinasi.

“Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya akan mengadakan lomba KTS di tingkat Jawa Timur. Supaya semangat dan disiplin untuk memutus penyebaran covid-19. Dengan cara memakai masker, mencuci tangan dengan sabun mengunakan air mengalir dan menjaga jarak aman,” imbuh Kapolda Jatim. (E’Tj)

News Feed