oleh

Mulai Digunakan, Rumah Karantina II di Ponorogo Mampu Tampung 74 Pasien

 

Bupati Ipong tinjau sekaligus launching rumah Karantina II.

Beritatrends, Ponorogo – Gedung Sentra Industri UMKM Ponorogo, yang terletak di Jalan Trunojoyo Ponorogo saat ini telah dijadikan menjadi rumah karantina, atau isolasi orang yang pernah memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif virus corona (Covid-19) mampu menampung 74 orang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Rahayu Kusdarini. Dirinya mengatakan kapasitas rumah karantina II atau shelter baru ini memiliki fasilitas 74 tempa tidur yang terbagi menjadi 12 kamar, dan disiapkan 2 Docter dan 11 paramedis.

Rumah karantina ini nanti diperuntukkan untuk pasien tanpa gelaja dan gejala ringan.

“Shelter ini bisa menampung sampai 74 pasien yang terdiri dari 12 kamar 6 tempat tidur. Nantinya di shelter ini juga ada 2 dokter dan 11 paramedis yang telah disiapkan,” ungkapnya, Rabu (3/2).

Ia mengatakan, rumah karantina tersebut akan langsung di tempati oleh pasien shelter lama atau pasien yang sebelumnya menjalani isolasi dirumah. Karena pada rumah shelter lama tepatnya di eks Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ponorogo akan dilakukan perbaikan sebab mengalami banyak kebocoran.

Rumah karantina II di Ponorogo tersebut hari ini, Rabu (3/2/2021) sudah mulai digunakan oleh satgas Covid-19 Kabupaten Ponorogo usai di lakukan launching langsung oleh Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni.

Bupati Ipong menyampaikan, Pemkab akan terus berupaya dalam penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Ponorogo, salah satunya dengan menyediakan shelter baru ini.

“Shelter ini ini sangat dibutuhkan, karena mengingat kasus Covid-19 di yang masih sangat tinggi,” terang Ipong.

Ipong menjelaskan, pasien yang menjalani karantina pada shelter ini penanganannya akan lebih terjamin dibanding dengan isolasi mandiri dirumah. Sebab dipantau langsung oleh petugas kesehatan.

“Pasien akan lebih mendapatkan penanganan ekstra, karena adanya petugas kesehatan yang selalu memantau pasien,” tutup Ipong. (Gal)

News Feed