oleh

Polisi Bersama Tim Forensik RS Bhayangkara Bongkar Kuburan Misterius di Mojokerto

Mobil Ambulan dari tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Gasum Porong Sidoarjo saat pembongkaran kuburan misterius(ft/exklusif/susilo beritatrends)

Beritatrends, Mojokerto – Polisi terus menyelidiki penemuan kuburan bayi misterius yang ditemukan di pemakaman umum warga dusun sugihwaras desa Sampangagung Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto.

Untuk memudahkan proses penyidikan,akhirnya kuburan misterius yang sempat menghebohkan masyarakat desa sampangagung akhirya di bongkar oleh tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Gasum Porong Sidoarjo,Minggu(17/01/2021)dini hari.

Kapolsek Kutorejo AKP Hery Susanto,SH.,di hubungi beritatrends.com,via sambungan seluler membenarkan adanya pembongkaran makam misterius yang ada di dusun Sugihwaras desa Sampangagung oleh tim forensik RS.Bhayangkara Pusdik Gasum Porong.

“Betul mas tadi malam sekira pukul 00:30 wib dilakukan pembokaran makam,” kata Hery.

Hery menegaskan pembongkaran kuburan orok bayi yang misterius,dilakukan biar memudahkan penyidikan.

Perlu diketahui,kuburan yang di duga orok bayi yang misterius di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Sugihwaras desa sampangagung sempat gegerkan warga setempat,masalahnya, tak ada warga yang tahu siapa yang dimakamkan di kuburan dengan tanah terlihat masih basah itu.

Sebab warga dusun setempat tidak ada hamil keguguran ataupun melahirkan bayi yang oroknya meninggal.Menurut warga yang hamil hanya 2 orang wanita, itupun mereka saat ini belum melahirkan.

Kuburan ditemukan pertama kali oleh Sumadi(24), warga Dusun Sugihwaras saat ia ziaroh ke makam Ibunya pada Kamis (14/1) sore.

Selain itu,Kepala dusun Sugiwaras Sampiro juga membenarkan makam misterius yang di duga Orok bayi yang dikubur orang tak dikenal,telah dibongkar oleh petugas polisi bersama tim Forensik dari RS.Pusdik Brimob Porong Sidoarjo.

Sampiro mengatakan pembokaran dilakukan oleh sekitar 6 petugas dari tim forensik dan 2 orang petugas dari Polsek Kotorejo.Menurut Kadus yang boleh masuk ke area dalam makam hanya 8 orang petugas,yang lain tidak boleh masuk kedalam pemakaman.

“Yang boleh masuk dalam makam hanya 8 orang petugas, saya dan petugas yang lain di luar area makam,”terangnya.(sus)