oleh

Kuburan Misterius,Yang Dibongkar di Mojokerto Berwujud Zigot

Situasi saat pembongkaran kuburan misterius di dusun sugihwaras desa Sampangagung-Kec.Kutorejo-Mojokerto(ft:susilo/beritatrends)

Beritatrends, Mojokerto – Kuburan misterius telah di bongkar oleh petugas Polsek Kutorejo,Polres Mojokerto bersama tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Gasum Porong Sidoarjo,Minggu dini hari(17/1/2021).

Setelah di bongkar ternyata kuburan yang di duga bayi tersebut masih berbentuk zigot.

Pembongkaran kuburan bayi misterius itu berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/01/1/2021/ JATIM/ RES MJK/ SEK KTR, Tanggal 15 Januari 2021 tentang ditemukannya makam bayi yang tidak diketahui identitas dan keluarganya.

Perlu diketahui,Zigot adalah proses usia Kehamilan 3 Minggu.Telur yang telah dIbuahi akan membentuk zigot.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander membenarkan adanya pembongkaran kuburan bayi misterius di pemakaman islam Dusun Sugihwaras Desa Sampangagung.

“Proses masih dalam penyelidikan dan koordinasi dengan pihak dokter otopsi,”terang Dony, (17/1).

Menurut Dony,Polisi membawa janin dan beberapa barang bukti untuk keperluan keperluan penyidikan.

“Zigot dimasukan toples dan dibawa oleh tim dokter untuk pemeriksakan lebih lanjut. Sedangkan jilbab dimasukan kedalam makam kembali, sedangkan batu nisan di bawa oleh Unit Reskrim Polsek Kutorejo sebagai barang bukti,”pungkas Kapolres.

Diberitakan sebelumnya asal mula penemuan kuburan orok bayi misterius seperti yang diceritakan Ketua Kartar Dusun Sugihwaras. Menurut Fatkur, sebelum menemukan kuburan misterius itu pada Senin (11/1) sekitar pukul 05.00 WIB, Sumadi melihat dua orang pria mencurigakan di depan pintu makam.Tapi dia tidak samperin 2 orang tersebut sebab keburu berangkat kerja shif pagi.

“Sumadi tidak mengenal 2 orang itu, dia keburu kerja jadi tidak ditanya siapa,” kata Fatkur.

Sementara itu, menurut kepala Dusun Sugihwaras Sampiro (59) menduga kuburan yang ditemukan warga adalah kuburan bayi yang baru dilahirkan(keguguran kandungan) dan tidak tahu bayi siapa itu.

Sampiro menerangkan tidak ada warganya yang hamil keguguran atau melahirkan yang orok bayinya meninggal.(sus)