oleh

Ikhtiyarnya Seorang Pedagang PKL

Last updated: jum’at 15 januari 2021, (18.45)

Beritatrends, Surabaya – Dalam siasat Mas’udi pria 22 tahun kelahiran Pulau garam (Madura) tersebut, pantang lelah untuk menjalankan aktivitas nya sebagai pedagang kaki lima (PKL). tepatnya didepan sdn Tembok dukuh Kota Surabaya.

Ironisnya dalam munculnya Covid – 19 menjadikan penghambat bagi pendapatan nya, sehingga penghasilan cukup menurun dari pada hari sebelum adanya Covid tersebut. jum’at (15/01/2021),

“Mas’udi saat di konfirmasi di tempat menyampaikan, bagi saya berjualan seperti ini sudah biasa mas..! karena inipun juga sandang pangan yang harus di tekuni untuk menjadikan saya tetap semangat dalam bekerja,

Jika melihat teman – teman yang merantau di Surabaya sebagai buruh pabrik, banyak yang mengeluh dan pulang ke kampung halamannya, karena pengurangan karyawan alasannya yaitu tadi Covid.” jelasnya.

“Berbicara tentang apa yang sudah terjadi ini, kita cukup sabar dan kembalikan semua kepada yang maha bijaksana juga jangan lupa seperti yang di anjurkan pemerintah protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker.” lanjutnya.

Mudah mudahan semua cepat berlalu dan berjalan seperti biasanya, tak perlu difikiri anggaplah pekerjaan sebagian dari ibadah.”pungkasnya di akhir wawancara. (Eds)