oleh

Layanan IGD RSUD Dr. Harjono Ponorogo Ditutup, Tenaga Medis Terpapar Covid-19

 

RSUD Dr. Harjono Ponorogo.

Beritatrends, Magetan – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Harjono Ponorogo terpaksa menutup layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) nya untuk sementara waktu.

Penutupan layanan dilakukan hingga 3 hari ke depan, mulai 7-9 Januari 2021.

Penutupan itu akibat ditemukannya tenaga medis yang bertugas di RSUD terkonfirmasi positif Covid-19.

“Pelayanan IGD RSUD Dr. Harjono Ponorogo sementara tutup selama 3 hari mulai tanggal 7 Januari 2021, karena terdapat salah satu Nakesnya yang terkonfirmasi positif sehingga nakes yang lain harus isolasi mandiri,” kata Dr Made Keren, Direktur RSUD Dr Harjono Ponorogo, Kamis (7/1/2021).

Menurutnya, dilakukan penutupan itu sebagai upaya memutus rantai penularan Covid-19.

“Ini menunjukan bahwa Covid-19 bisa menyerang siapa saja,” jelasnya.

Kemungkinan, apabila ada pasien emergensi yang terlanjur datang ke RSUD Harjono akan dirujuk ke Rumah sakit lainya Yang ada di Ponorogo, seperti RSU Darmayu, RSU Muslimat, RSU Aisyiyah dan lainya.

Penutupan IGD Dr. Harjono juga dikabarkan oleh Bupati Ponorogo Ipong Muclhissoni, Kamis (7/1/2021).

Hal tersebut menurutnya sangat mengkhawatirkan, karena selain di tutupnya sementara IGD, ruang ICU dan isolasi di Ponorogo juga semakin penuh.

“Kasus meninggal terus ada. Jumlah nakes yang terpapar di Ponorogo juga semakin banyak,” ungkap Ipong.

Dalam kesempatan yang sama, Ipong juga menyampaikan terdapat 30 tambahan kasus Covid-19 di Ponorogo.

Banyak dari tambahan kasus tersebut merupakan pasien yang melakukan kontak erat dengan pasien yang terinfeksi covid-19.

“Sebanyak 14 orang suspek yang dirawat di RS dengan gejala sedang hingga berat yang mengarah COVID-19 dan setelah dilakukan pemeriksaan PCR didapatkan hasil positif,” jelasnya.

Ipong juga menyampaikan terdapat tambahan 2 pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

“Yang pertama adalah seorang perempuan berusia 56 tahun, alamat domisili Kecamatan Sawoo. Yang kedua adalah laki-Laki berusia 59 tahun, alamat domisili Kecamatan Ponorogo,” ucapnya.

Dengan tambahan data tersebut, jumlah kumulatif Covid-19 di Ponorogo, Kamis (7/1/2021) adalah 1317 kasus. Sebanyak 1.032 pasien telah dinyatakan sembuh, 60 pasien meninggal dunia, dan 225 pasien sedang menjalani isolasi atau perawatan.

“Kepada masyarakat teruslah disiplin pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, hindari kerumunan. Jaga diri, jaga keluarga, jaga orang2 sekitar yang kita cintai, karena sangat mengkhawatirkan dan menunjukkan betapa berbahayanya Covid-19,” pungkasnya. (Gal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed