oleh

Proyek Jembatan  Toho – Sungai Pinggan Senilai Rp. 1,5 Milyar, Pelaksana Cv Joker 88 Buat Jembatan Darurat Tak Layak, Sering Makan Korban

Kondisi jembatan darurat di desa pentek sadaniang Surat pemanggilan oleh kades kepada CV Joker 88 dan Plank pekerjaan

Beritatrends, Mempawah – Pemerintah Kabupten Mempawah Kalimantan Barat di akhir penghujung Tahun 2020, untuk meningkatkan pembangunan Stategi yang sangat vital akhirnya mewujudkan Pembangunan Jembtn Toho – Sunga Pinggan.

Pemerintah Kabupaten Mempawah dengan pembangunan tersebut mereogoh kocek dari APBD TA 2020 senilai Rp. 1482.943.000,- yang di laksanakan oleh pihak ke tiga CV. Joker Delapan-Delapan namun menurut Kepala Desa Pentek, Kecamatan Sadaniang,  Kabupaten Mempawah Kalbar Paulus Luno mengatakan pihaknya merasa kecewa kepada pihak pelaksana proyek tersebut karena selama kerja 20 hari saat mau melaksanakan tidak ada basa basi ijin ke  Desa setempat dan kedua saat but jembatan Darurat tidak layak sehingga sering makan korban,Senin (30/11/2020)

Kontraktor atau Pelaksana proyek ketika di hubungi melalui Telepon atau WA tidak pernah mau mengagkat, kami sudah layangkan surat pemanggilan menghadap ke kantor Desa.

”Kita sudah surati pihak CV Joker Delapan-Delapan. Hal ini kami lakukan menangapi pengaduan masyarakat pemakai jalan, yang mobilnya tersangkut dan terpeleset di bodi jembatan darurat yang di bangun oleh pihak Pelaksana/Kontraktor, menurut analisa kami jembatan darurat itu tidak begitu layak, ini kan jalan akses antar Desa Se-Kecamatan Sadaniang , bahkan jalan vital untuk perlintasan barang dan orang, sangat padat, kok jembatan daruratnya seperti itu,” kata Kades mempertegas,

Dihubungi terpisah pengawas CV Joker Delapan-Delapan yang ada saat di lokasi Hadi mengatakan,  selaku pengawas material , kami sebenarnya udah  maksimal mengerjakan jembatan darurat ini, kami dari awal sudah buat  terbaik, dan di pasang batang kelapa, bisa di lihat di vidionya , bisa di lewati mobil bermuatan sawit , bahkan dua baris di atas bak.

“Terkait dengan larangan  mobil bermuatan di atas 5 ton, itu kan hanya mengingatkan, dan kami berharap  masyarakat mendukung kami membangun infrastruktur di daerah ini ,”pungkas Hadi(Dominikus Tolek)

News Feed