oleh

Tambah 7 Transmisi Lokal, Kasus Covid-19 di Ponorogo Jadi 31

Peta Sebaran Pasien Covid-19 di Ponorogo, 30 Mei 2020.

Beritatrends, Ponorogo – Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Ponorogo kembali bertambah sebanyak 7 orang. Hingga Sabtu (30/5/2020) jumlah pasien jadi 31 orang.

“Kepada seluruh masyarakat Ponorogo dengan penuh keprihatinan saya ingin mengabarkan bahwa hari ini ada penambahan 7 pasien konfirmasi positif Covid-19,” Terang Bupati Ponorogo, Drs. H. Ipong Muchlissoni, Sabtu (30/5) Malam.

Dijelaskan oleh Bupati Ipong, bahwa tambahan pasien tersebut bukan dari klaster manapun yang pernah ada, namun merupakan transmisi lokal.

“Mereka tidak dari klaster yang pernah ada, ini bisa disebut transmisi lokal,” Sambung Bupati Ipong.

6 orang dari 7 tambahan pasien baru ini merupakan hasil Rapid test massal yang dilakukan Pemkab Ponorogo jelang hari raya Idul Fitri yang lalu dan 1 orang dari klaster Surabaya.

Sebagai informasi Rapid test masal yang dilakukan oleh Pemkab Ponorogo dilakukan ditempat ramai yang tersebar di wilayah Ponorogo. Dari 654 orang yang dilakukan Rapid test secara acak, hasilnya 81 dinyatakan reaktif. Setalah dilakukan Swab Test 6 orang dinyatakan positif Covid-19.

Pasien nomor 25 Perempuan (57), warga Balong, dengan memiliki riwayat gagal ginjal, tanpa gejala.

Pasien nomor 26 Perempuan (54), warga Balong, dengan riwayat penyakit ajantung Koroner, tanpa gejala.

Pasien nomor 27 Perempuan (49), warga Bangunsari, tanpa gejala.

Pasien nomor 28 Perempuan (39), warga Jambon, tanpa gejala.

Pasien nomor 29 Laki-laki (30), warga Bangunsari, tanpa gejala. Dengan riwayat bolak balik bekerja (Ponorogo – Jombang).

Pasien nomor 30 Perempuan (72), warga Sukorejo, riwayat kontak dengan PDP Balong yang meninggal.

Pasien nomor 31 Laki-laki (49), warga Babadan, pasien merupakan kiriman dari Surabaya yang tinggal di Pasuruan dan merupakan asli warga Ponorogo dan saat ini sudah sembuh.

Dari ketujuh pasien telah dilakukan kontak tracking sebanyak 39 orang, setelah dilalukan Rapid test hasilnya non reaktif.

Bupati Ipong berharap masyarakat tetap disiplin terhadap protokol kesehatan dengan sesering mungkin melakukan cuci tangan dan memakai masker saat berada ditempat umum.

“Masyarakat agar menjaga jarak minimal 1 meter, selalu gembira, jangan panik, selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berdoa dan meningkatkan ibadah, terlebih menyongsong New Normal yang akan datang,” Pintanya.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sampai malam hari ini sebanyak 50 orang. Yang dinyatakan lulus isolasi 22 orang, 8 orang meninggal dunia dan menyisakan 20 kasus PDP.

Sedangkan orang dalam pengawasan (ODP) sebanyak 442 orang. Yang dinyatakan lulus isolasi 393 orang, dan menyisakan 49 kasus ODP. (Gal)

News Feed